Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Gugatan Komunitas Konsumen Indonesia, Kepala BPOM: Silakan Berproses, Kami Akan Menjawab

KKI diketahui melayangkan gugatan kepada BPOM terkait kasus obat sirop yang tercemar kandungan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Gugatan Komunitas Konsumen Indonesia, Kepala BPOM: Silakan Berproses, Kami Akan Menjawab
Tribunnews.com/Naufal Lanten
Bentangan spanduk minta Kepala BPOM Penny K Lukito Mundur. Gugatan Komunitas Konsumen Indonesia, Kepala BPOM: Silakan Berproses, Kami Akan Menjawab 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) diketahui melayangkan gugatan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait kasus obat sirop yang tercemar kandungan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

Gugatan tersebut dilayangkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada 11 November 2022 kemarin.

Menyikapi gugatan ini, Kepala BPOM Penny Lukito mempersilakan gugatan tersebut berproses.

Pihak BPOM nanti akan menyiapkan jawaban atas gugatan yang menyoal kewajiban hukum dalam hal pengawasan peredaran obat.

"Saya kira silakan saja berproses, kami akan menjawab," kata Penny dalam konferensi pers dikutip dari live streaming Kompas TV, Kamis (17/11/2022).

Menurutnya gugatan semacam ini merupakan hal biasa terjadi.

BPOM sendiri kata dia sudah berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Agung selaku pengacara dari pemerintah untuk membantu menjelaskan secara gamblang terkait permasalahan yang dituduhkan ke BPOM tersebut.

Baca juga: Kepala BPOM Sebut Penggugat Tak Paham Soal Pengawasan di Kasus Obat Sirop Penyebab Gagal Ginjal Akut

Rekomendasi Untuk Anda

"Dalam hal seperti ini sudah biasa ada hal tersebut, itu juga yang kami diskusikan dengan Kejaksaan Agung sebagai pengacara pemerintah akan membantu BPOM untuk menjelaskan sejelas-jelasnya tentang masalah ini," ucap Penny.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas