Tribun

Gempa Berpusat di Cianjur

342 Sekolah di Cianjur Terdampak Gempa, Nadiem Makarim: Kami Pastikan Bantuan Cepat Tersalurkan

Mendikbudristek memastikan keselamatan para warga pendidikan dan berupaya semaksimal mungkin agar proses pembelajaran dapat tetap berlangsung.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Theresia Felisiani
zoom-in 342 Sekolah di Cianjur Terdampak Gempa, Nadiem Makarim: Kami Pastikan Bantuan Cepat Tersalurkan
Tribunnews.com/Reynas Abdila
Penampakan SD Negeri Sukamaju I di Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur setelah musibah gempa bumi. Mendikbudristek Nadiem Makarim meninjau satuan pendidikan terdampak bencana gempa di Kabupaten Cianjur, prioritas utama kementerian adalah memastikan keselamatan para warga pendidikan dan berupaya semaksimal mungkin agar proses pembelajaran dapat tetap berlangsung. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendikbudristek Nadiem Makarim meninjau satuan pendidikan terdampak bencana gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, di antaranya TK PGRI Cugenang, SDN Cugenang, dan SMAN 2 Cianjur.

Nadiem Makarim menyampaikan bahwa prioritas utama kementerian adalah memastikan keselamatan para warga pendidikan dan berupaya semaksimal mungkin agar proses pembelajaran dapat tetap berlangsung.

"Saya mewakili Kemendikbudristek menyatakan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang dialami oleh masyarakat Cianjur," tutur Nadiem Makarim melalui keterangan tertulis, Rabu (23/11/2022).

"Khususnya kepada para warga satuan pendidikan, mulai dari adik-adik pelajar dan mahasiswa, sampai Ibu dan Bapak guru serta tenaga kependidikan yang menjadi korban musibah ini," tambah Nadiem Makarim.

Berdasarkan data yang dihimpun Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (Seknas SPAB) per Selasa, 22 November 2022 pukul 6 sore, total jumlah sekolah yang terdampak adalah 342 satuan pendidikan, yang terdiri dari jenjang PAUD sampai SMA dan SMK, serta SLB dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Melihat kondisi satuan pendidikan yang terdampak gempa, Nadiem Makarim mengaku sangat miris dan prihatin.

Dirinya berharap para korban bisa melalui cobaan ini dengan sabar dan tabah.

"Semoga saudara-saudara kita yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah subhanahu wa taala, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan dan kekuatan. Begitu pun untuk semua korban luka, semoga segera diberi kesembuhan," kata Nadiem Makarim.

Baca juga: Ketua Umum PMI Jusuf Kalla Tinjau Pengungsi Gempa Cianjur di Desa Nagrak

Dirinya mengungkapkan Kemendikbudristek langsung turun ke lapangan, melakukan pendataan, dan menyalurkan bantuan.

"Saya berharap bantuan yang kami berikan dapat meringankan kesulitan yang kita hadapi bersama saat ini, dan kami juga akan terus memastikan agar bantuan dan dukungan dapat tersalurkan dengan cepat guna mempercepat pemulihan kondisi. Mari kita berdoa dan terus bergotong royong saling membantu untuk kebangkitan Cianjur," pungkas Nadiem Makarim

Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti menyampaikan pada tahap awal tanggap darurat ini Kemendikbudristek telah menyalurkan 34 tenda kelas darurat, 20 tenda keluarga, 185 paket keluarga tanggap darurat, 1.321 paket perlengkapan belajar siswa (school kit).

Lalu 30 school in the box, tujuh kit remaja, 15 set alat permainan edukatif (APE) PAUD, 100 set meja lipat, sembako, pakaian, dan obat-obatan untuk warga sekolah dan donasi uang.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas