Tribun

Gempa Berpusat di Cianjur

14 Korban Gempa Bumi Cianjur Masih Hilang

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan terdapat 14 korban gempa bumi Cianjur hingga kini masih hilang.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Theresia Felisiani
zoom-in 14 Korban Gempa Bumi Cianjur Masih Hilang
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI
Relawan menggunakan sepeda motor membawa bantuan yang akan didistribusikan melintasi jalan aspal yang terbelah di Kampung Cisarua, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (25/11/2022). Jalan utama di kampung tersebut belum bisa dilintasi kendaraan bermotor terutama kendaraan roda empat karena mengalami keretakan, pergeseran dan amblas akibat gempa bumi di kawasan Cianjur berkekuatan 5.6 magnitudo yang terjadi pada Senin, 21 November 2022. Selain itu, lebih dari 160 bangunan di Kampung Cisarua mengalami kerusakan sangat parah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan terdapat 14 korban gempa bumi Cianjur hingga kini masih hilang. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan terdapat 14 korban gempa bumi Cianjur yang hingga kini masih hilang.

"Korban hilang ataupun masih dalam status pencarian 14 jiwa, dengan rincian 24 jiwa dikurangi 8 pencarian hari ini atau ditemukan dan 2 korban di Warung Shinta," ujar Deputi 3 Tanggap Darurat BNPB Mayor Jenderal Fajar Setiawan saat jumpa pers daring, Sabtu (26/11/2022).

Sementara, menurut catatan BNPB, korban yang meninggal akibat gempa Cianjur ini bertambah menjadi 318 orang. 

Untuk korban luka yang tercatat sejak kejadian Senin (21/11/2022) lalu sebanyak 7.729 orang dengan rincian luka berat ada 595 dan luka ringan ada 7.134.

"Adapun untuk korban luka berat yang saat sekarang masih dirawat di rumah sakit berjumlah 108 orang. Untuk yang dinyatakan korban luka ringan sudah tertangani dan mereka kembali ke rumah masing-masing," kata Fajar.

Sedangkan, total jumlah warga yang mengungsi hingga saat ini adalah 73.693 orang. 

Gempa Cianjur ini juga mengakibatkan sejumlah fasilitas mengalami kerusakan.

"Untuk kerugian material total rumah rusak 58.049, yang dinyatakan rusak berat 25.184, rusak sedang 12.496, dan rusak ringan 20.367," tutur Fajar.

"Selanjutnya infrastruktur yang rusak untuk sekolah 368, tempat ibadah 144, faskes 14, gedung atau perkantoran 16," tambahnya.

Baca juga: Modal Nekat Jadi Upaya Indra Sanjaya Temukan Jasad Ayah yang Tertimbun Tanah Longsor di Cianjur

Indra Sanjaya nekat mendekati alat berat dalam proses pencarian korban gempa Cianjur yang masih tertimbun tanah longsor di Desa Cijedil, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022). (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti).
Indra Sanjaya nekat mendekati alat berat dalam proses pencarian korban gempa Cianjur yang masih tertimbun tanah longsor di Desa Cijedil, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022). (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti). (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti)

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas