Tribun

Polisi Tembak Polisi

Bharada E Ungkap Putri Candrawathi yang Giring Brigadir J ke TKP Pembunuhan di Duren Tiga

Putri Candrawathi ternyata yang menggiring Brigadir J ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan dari rumah Ferdy Sambo di Jalan Saguling

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Bharada E Ungkap Putri Candrawathi yang Giring Brigadir J ke TKP Pembunuhan di Duren Tiga
WARTA KOTA/YULIANTO
Bharada E Ungkap Putri Candrawathi yang Giring Brigadir J ke TKP Pembunuhan di Duren Tiga 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Putri Candrawathi ternyata yang menggiring Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan dari rumah Ferdy Sambo di Jalan Saguling ke Rumah dinas di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Hal itu diungkapkan Bharada E saat memberikan kesaksian di persidangan di PN Jakarta Selatan pada Rabu (30/11/2022) hari ini.

Dia pun melihat langsung ajakan ke Duren Tiga diucapkan Putri kepada Bripka Ricky Rizal dan Brigadir J.

"Ibu sempat bilang, 'kita ke 46 de' (Duren Tiga). Bilang ke Bang Ricky atau Bang Yos," kata Bharada E.

Bharada E mengungkapkan rombongan Putri pun berangkat menuju Duren Tiga dari Jalan Sagulung dengan memakai mobil.

Selain Bripka Ricky dan Brigadir J, ada pula Susi maupun Kuat Maruf yang ikut dalam rombongan.

"Yang pertama turun Bang Ricky dan Bang Yos di depan. Lalu ibu turun lewat pintu sebelah kanan. Saya langsung majukan kursi saya, saya keluar lewat kiri. Nah abis itu Om Kuat sama Ibu masuk ke dalam," ungkapnya.

Saat itu, Bharada E pun sempat diminta membawa tas Putri untuk dibawa ke dalam rumah Duren Tiga. Sementara itu, Bripka Ricky Rizal dan Brigadir J berada di halaman rumah.

"Bang Ricky masih di luar yang mulia. (Brigadir J) masih di luar juga. Jadi saat saya masuk ke dalam, saya ikut di belakang, saya dan om Kuat antar tas ibu ke depan kamar. Sampai depan kamar, saya langsung naik ke lantai 2 yang mulia," tukasnya.

Sebagai informasi, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J

Mereka ditetapkan tersangka bersama tiga orang lainnya, yaitu Bripka Ricky Rizal, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, dan Kuwat Maruf. 

Baca juga: Kodir Gambarkan Ekspresi Ferdy Sambo usai Tembak Brigadir Yoshua: Matanya Merah, Seperti Menangis

Kelimanya telah didakwa pasal 340 subsidair Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati. 

Selain itu, ada pula terdakwa obstruction of justice atau perintangan perkara. Mereka ialah Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, Chuck Putranto, Irfan Widianto, Arif Rahman Arifin, dan Baiquni Wibowo. 

Para terdakwa obstruction of justice telah didakwa Pasal 49 juncto Pasal 33 subsidair Pasal 48 ayat (1) juncto Pasal 32 ayat (1) UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 dan/atau dakwaan kedua pasal 233 KUHP subsidair Pasal 221 ayat (1) ke 2 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas