Tribun

BRIN: Tidak Semua Daerah Miliki Sumber Daya untuk Lengkapi Data

Menilai pengukuran indeks daya saing daerah berkelanjutan akan mudah apabila data yang ada di Satu Data Indonesia sudah lengkap.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Malvyandie Haryadi
zoom-in BRIN: Tidak Semua Daerah Miliki Sumber Daya untuk Lengkapi Data
IST
Logo BRIN 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator Penelitian dan Pengukuran Riset BRIN Yudi Widayanto mengungkapkan tidak semua daerah memiliki kemampuan untuk melengkapi data.

Dirinya menilai pengukuran indeks daya saing daerah berkelanjutan akan mudah apabila data yang ada di Satu Data Indonesia sudah lengkap.

“Data memang masih menjadi tantangan. Karena, tidak semua daerah mempunyai sumber daya untuk melengkapi data. Ini memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua,” kata Yudi melalui keterangan tertulis, Jumat (2/12/2022).

BRIN, kata Yudi, mempunyai 85 pusat riset dan inovasi di sejumlah daerah.

Keberadaan BRIN di daerah, menurut Yudi, bisa membantu percepatan pembangunan di daerah dan meningkatkan daya saing.

Baca juga: Peneliti BRIN Sebut Koalisi Parpol Pemilu 2024 Harus Kedepankan Visi Misi

“Dalam melihat daya saing ini, perlu mempertimbangkan beberapa hal dalam proses penyediaan data, Itikad baik pemerintah harus dimulai dari satuan pemerintahan terkecil, yakni desa. Basis data terdepan ada di desa," jelas Yudi.

Yudi mengatakan data sangat berpengaruh terhadap daya saing sebuah daerah.

"Jika data berkualitas, presisi dan jujur, maka akan berdampak pada output kebijakan yang berkualitas dan tepat sasaran,” ujar Yudi.

Tim Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan Eduardo Edwin Ramda mengungkapkan, belum semua darah mempunyai data yang mumpuni.

Padahal, kata Eduardo, indikasi keberhasilan daerah sangat tergantung dari data. Ini yang membuat daya saing daerah belum dibangun secara seimbang.

“Kita masih mendengar ada daerah yang fokus pada pembangunan ekonomi tapi masih ada bisnis yang merusak lingkungan. Tidak semua daerah punya spirit yang sama dalam menjalankan pembangunan berkelanjutan,” kata Eduardo.

Saat ini, data masih menjadi masalah yang dialami oleh sejumlah daerah. Karena itu, pemerintah daerah diminta untuk melakukan kolaborasi dengan sejumlah pihak pengambil keputusan dalam menyiapkan data yang mumpuni.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas