Tribun

Cerita Erick Thohir Belajar Prinsip Bisnis Sejak Kecil, Berawal dari Dagang Biji Karet

Erick Thohir menceritakan lika-liku kehidupannya sejak kecil hingga menjadi orang nomor satu yang memegang kendali di perusahaan pelat merah.

Penulis: Naufal Lanten
Editor: Dodi Esvandi
zoom-in Cerita Erick Thohir Belajar Prinsip Bisnis Sejak Kecil, Berawal dari Dagang Biji Karet
Dok. pribadi
Menteri BUMN yang juga pemilik klub Satria Muda, Erick Thohir saat menghadiri acara syukuran SM meraih gelar back to back 2021 dan 2022 di Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (3/12/2022). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Naufal Lanten

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menceritakan lika-liku kehidupannya sejak kecil hingga menjadi orang nomor satu yang memegang kendali di perusahaan pelat merah.

Penuturan perjalanan hidupnya itu tertuang dalam buku bertajuk dalam buku biografi berjudul ‘(Bukan) Kisah Sukses Erick Thohir’ yang dirilis pada Kamis (10/11/2022) lalu.

Alkisah, sekira 43 tahun silam, mantan Presiden Inter Milan ini bermain biji karet dengan teman sepermainannya.

Dengan mengenakan kaus oblong, celana pendek, dan sandal jepit, Erick mengambil posisi jongkok sambil menatap serius sebuah biji karet di atas tanah merah. Matanya terfokus ke arah biji karet milik lawan permainan.

Dia lantas membuka kepalannya. Dia tempatkan biji karetnya di posisi atas lawan. Erick menggeprak dua biji karet yang saling beradu dengan telapak tangannya.

Baca juga: Pengamat Politik Sebut Erick Thohir Cawapres Paling Punya Prospek Kuat di Pilpres 2024

Erick lantas menghancurkan biji karet sang lawan sekaligus berhasil membalas kekalahan.

Sejak kecil, Erick Thohir berjiwa kompetitif. Dia pantang menyerah ketika gagal atau kalah. Kegagalan atau kekalahan selalu jadi motivasi bagi Erick untuk berusaha, bangkit, dan menang.

"Waktu adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah kemenangan. Belum berhasil bukan berarti kalah. Hanya belum waktunya saja. Sebaliknya, kekalahan adalah saat kita mudah menyerah, merasa tidak memiliki lagi waktu, lantas berhenti berusaha," ujar Erick Thohir pada Januari 2022.

Lewat sebuah biji karet, Erick Thohir mulai memiliki angan, dan kemudian mewujudkannya dengan usaha sendiri.

Kisahnya bermula dari keinginan Erick bersama kawan-kawannya untuk bisa bermain biji karet selama seminggu penuh.

Baca juga: Erick Thohir Tanamkan Karakter Penting Untuk Bangsa Lewat Klub Satria Muda

Erick Thohir dan kawan-kawan lantas memutuskan membeli biji karet dalam jumlah banyak.

Demi membeli banyak biji karet, Erick Thohir bersama kawan- kawan rela membongkar celengan yang mereka tabung.

“Niatnya untuk main seminggu full," kata Erick mengenang masa kecilnya.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas