Tribun

Polisi Tembak Polisi

Jawaban Brigadir J saat Ditanya Ricky Rizal setelah Dikejar Kuat Ma'ruf yang Bawa Pisau

Ricky Rizal mengungkap bahwa terdakwa Kuat Ma’ruf sempat mengejar Brigadir J sambil membawa pisau saat berada di Magelang.

Penulis: Miftah Salis
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
zoom-in Jawaban Brigadir J saat Ditanya Ricky Rizal setelah Dikejar Kuat Ma'ruf yang Bawa Pisau
Wartakota/Yulianto
Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J (kiri), dan Bripka Ricky Rizal (kanan)- Ricky Rizal, mengungkap bahwa terdakwa Kuat Ma’ruf sempat mengejar Brigadir J sambil membawa pisau saat berada di Magelang. Peristiwa tersebut terjadi satu hari sebelum pembunuhan. 

TRIBUNNEWS.COM- Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Ricky Rizal, mengungkapkan bahwa terdakwa Kuat Ma’ruf sempat mengejar Brigadir J sambil membawa pisau.

Peristiwa tersebut terjadi di Magelang, Jawa Tengah, pada 7 Juli 2022, satu hari sebelum Brigadir J tewas dibunuh di Jakarta.

Ricky mengaku sempat bertanya kepada Brigadir J soal apa yang terjadi, namun almarhum tak memberi jawaban secara gamblang.

Hal tersebut disampaikan oleh Ricky Rizal saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E dan Kuat Ma’ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022).

Hakim awalnya bertanya soal peristiwa Kuat Ma’ruf yang mengejar Brigadir J sambil membawa pisau.

Hakim kemudian menanyakan apakah Ricky Rizal tak berpikir mengenai peristiwa atau pun masalah besar di balik hal tersebut.

Baca juga: Kuat Maruf-Ricky Rizal Kompak Tak Lihat Ferdy Sambo Tembak Brigadir J, Hakim: Kalian Buta dan Tuli?

Mengutip Kompas TV, Ricky kemudian mengaku bahwa dirinya sempat bertanya kepada Brigadir J.

Namun, saat itu Brigadir J tidak menjawab secara gamblang.

Ricky mengatakan, Brigadir J saat itu hanya menjawab bahwa Kuat Ma’ruf marah padanya.

Tetapi, Brigadir J juga tak tahu penyebab Kuat Ma'ruf marah.

Ekspresi terdakwa Bripka Ricky Rizal saat menghadiri sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (7/11/2022). Agenda persidangan kali ini adalah pemeriksaan sejumlah saksi dari jaksa penuntut umum (JPU). WARTA KOTA/YULIANTO
Ekspresi terdakwa Bripka Ricky Rizal saat menghadiri sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (7/11/2022). Agenda persidangan kali ini adalah pemeriksaan sejumlah saksi dari jaksa penuntut umum (JPU). WARTA KOTA/YULIANTO (WARTA KOTA/YULIANTO)

“Siap Yang Mulia, saat itu sudah saya tanyakan kepada Yosua, ’ada apa?’. Tapi, Yosua tidak menjawab yang gamblang, dia hanya menjelaskan ‘ndak tahu itu Kuat kenapa marah kepada saya,” kata Ricky.

Ketua Majelis Hakim, Wahyu Iman Santoso, kemudian mempertanyakan naluri Ricky Rizal saat melihat peristiwa tersebut.

Mengutip Kompas.com, hakim lalu menelisik lebih jauh mengenai jiwa kepolisian Ricky Rizal yang dinilai tidak peka terhadap situasi.

Hakim menanyakan apakah selama ini Ricky Rizal hanya bertugas di Satlantas.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas