Polisi Tembak Polisi
Hendra Kurniawan Ungkap Ferdy Sambo Bantah Tembak Brigadir J di Depan Kapolri
Eks Karo Paminal Divisi Propam Polri Hendra Kurniawan menyebut Ferdy Sambo mengaku tak tembak Brigadir J.
Penulis: Milani Resti Dilanggi
Editor: Miftah

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Karo Paminal Divisi Propam Polri Hendra Kurniawan menyebut Ferdy Sambo mengaku tak menembak Brigadir Nofriansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Ferdy Sambo membantah menembak ajudannya tersebut saat menghadap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada 9 Juli 2022 lalu.
Pernyataan itu diungkap Hendra Kurniawan di persidangan di mana Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi duduk sebagai terdakwa, Selasa (6/12/2022).
Pertemuan itu terjadi pasca-terjadinya peristiwa penembakan teradap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Hendra mengatakan, saat menghadap Kapolri, Ferdy Sambo juga mengumpulkan jajarannya.
"Saya sudah menghadap Kapolri," kata Hendra Kurniawan, menirukan ucapan Sambo, dikutip dari tayangan YouTube KompasTv.
Baca juga: Hendra Kurniawan Dibela Anak Buahnya Soal Perlakuan ke Keluarga Brigadir J
Kemudian saat itu, Kapolri bertanya kepada Ferdy Sambo apakah ikut menembak Brigadir J atau tidak.
"Kamu nembak enggak, bo?"
Saat itu, Ferdy Sambo tidak mengaku bahwa dirinya turut menembak Brigadir J.
"Dijawab, saya enggak nembak. Kalau saya nembak, pecah," kata Ferdy Sambo pada Kapolri, sebagaimana diceritakan Hendra.
Kemudian Ferdy Sambo juga berdalih, jika dirinya yang menembak, maka tak mungkin dilakukan di rumah dinasnya di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
"Kalau saya nembak kan tidak mugkin saya selesaikan di situ, di rumah," kata Ferdy Sambo diceritakan Hendra.
"Terus diselesaikan di mana?," tanya Hakim Ketua, Wahyu Iman Santoso.
"Saya enggak tahu, enggak tanya," jawab Hendra Kurniawan.
