Tribun

Gandeng Muhammadiyah, Menteri BUMN Erick Thohir Inisiasi Obat Herbal Masuk Rumah Sakit

Bersama Kementerian BUMN, Erick menggencarkan penggunaan obat herbal dengan menggandeng Muhammadiyah sebagai akselerator

Penulis: Muhammad Fitrah Habibullah
Editor: Vincentius Haru Pamungkas
zoom-in Gandeng Muhammadiyah, Menteri BUMN Erick Thohir Inisiasi Obat Herbal Masuk Rumah Sakit
Istimewa
Menteri BUMN Erick Thohir 

TRIBUNNEWS.COM - Terobosan yang dilakukan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir seakan terus berlanjut.

Kali ini, sosok yang akrab disapa ET ini menginisiasi penggunaan obat herbal secara masif. Bersama Kementerian BUMN, Erick tak hanya menggencarkan penggunaan obat herbal, namun mendorong industri obat herbal yang halal dan aman.

Dalam program ini, Erick menggandeng Muhammadiyah untuk mengakselerasi industri obat herbal menjadi bagian penting dari industri obat nasional. Nantinya, unit usaha dan kader Muhammadiyah yang akan didorong untuk menjadi produsen.

ET menegaskan BUMN akan memastikan bahwa obat herbal yang diproduksi masal harus lolos kualifikasi sehingga dapat digunakan oleh rumah sakit.

"Dengan Muhammadiyah, kita berbicara bagaimana mengintervensi industri obat herbal yang selama ini banyak potensinya tapi tidak bisa masuk ke rumah sakit atau bisa menjadi bagian dari industri obat nasional," ujar Erick.

Peran Kementerian BUMN dorong kebangkitan UMKM

Dalam program ini, UMKM di bawah naungan Muhammadiyah akan menjadi motor penggerak produksi obat herbal. Namun, lebih dari itu, ET menargetkan kerja sama di bidang selain industri obat.

Selayaknya mitra kritis dan strategis pemerintah, lembaga seperti Muhammadiyah berperan penting dalam masyarakat. Salah satunya, untuk menghadapi kebangkitan pasca pandemi dengan bekerja sama di bidang finansial dengan Kementerian BUMN sebagai penggagas program.

“Sama halnya dengan NU, bersama Muhammadiyah kita juga mendorong kerja sama dengan UMKM. Contohnya lewat program Pertashop. Saya rasa banyak kader Muhammadiyah yang masuk (program Pertashop). Sedangkan dari finansial kerjasamanya dengan BSI.”

Di masa datang, Erick menegaskan pihaknya sangat mendorong agar BUMN dapat terus bersinergi dengan komunitas dan organisasi masyarakat. Harapannya, kerja sama dapat berjalan efektif serta bermanfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas