Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Normalisasi Sungai CIliwung, Pelebaran dan Pengerukan Sudah Sepanjang 16 Km dari Target 33 Km

Normalisasi Sungai Ciliwung ini di bawah koordinasi dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Normalisasi Sungai CIliwung, Pelebaran dan Pengerukan Sudah Sepanjang 16 Km dari Target 33 Km
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ilustrasi normalisasi Sungai Ciliwung. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) mengumumkan progres normalisasi yang dilakukan dalam meningkatkan kapasitas Sungai Ciliwung.

Normalisasi Sungai Ciliwung ini di bawah koordinasi dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane.

Program ini dilakukan guna mengembalikan fungsi Sungai Ciliwung dalam menampung debit air di wilayah ibu kota Jakarta sehingga mampu memngurangi penyebab banjir.

Terkait hal ini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong masyarakat agar dapat menjaga dan mempertahankan kebersihan Sungai Ciliwung.

Baca juga: Kementerian LHK Ajak Masyarakat Bersihkan Sungai Ciliwung Serempak di 6 Lokasi

Dia mendorong percepatan kelanjutan pembangunan Sodetan Ciliwung untuk mengurangi debit air saat musim hujan dan meminta dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat dari hulu hingga ke hilir untuk bersama-sama menjaga dan mempertahankan kebersihan sungai sebagai suatu bentuk rasa kepedulian kita bersama.

Dia berharap, dengan bersihnya Ciliwung dapat diwariskan untuk generasi penerus.

"Saya harap partisipasi aktif dari seluruh pihak untuk bersama-sama dapat menjaga dan mempertahankan kebersihan Sungai Ciliwung sehingga kita dapat mewariskan mata air ke anak cucu kita," kata Menteri Basuki.

Rekomendasi Untuk Anda

Soal progres dari normalisasi Sungai Ciliwung, Kala BBWS Ciliwung Cisadane Bambang Heri menyampaikan pengerjaan sudah lebih dari separuh panjang sungai dari 33 kilometer yang ditargetkan.

“Kami telah menyelesaikan pekerjaan pelebaran dan pengerukan sungai sepanjang 16 km dari rencana keseluruhan 33 km. Saat ini tengah berprogres 500 meter di sisi sebelahnya,” kata Bambang dikutip, Senin(12/12/2022).

Updaya lain yang dilakukan dalam pelestarian adalah mengkampanyekan Gerakan Bersih dan Sehat Bersama Ciliwung yang dilaksanakan oleh (BBWS) Ciliwung Cisadane.

Kampanye ini diharapkan dapat menyadarkan seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan mempertahankan kebersihan Sungai Ciliwung yang mengalir di sepanjang ibu kota DKI Jakarta.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong upaya-upaya masyarakat dalam mendukung pengelolaan sumber daya air ke depan.

Kegiatan peduli Sungai Ciliwung ini bagian dari serangkaian acara dalam memperingati Hari Bakti PU ke-77 Tahun 2022.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan mulai dari edukasi pemahaman Sungai Ciliwung melalui lomba mewarnai yang diikuti oleh anak-anak TK, penanaman pohon, operasi semut atau gotong royong bersih-bersih sampah di sekitar pinggiran sungai.

Adapun Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan, Ditjen SDA Adenan Rasyid mengatakan kegiatan ini tidak hanya dapat mengurangi risiko banjir Sungai Ciliwung, tetapi Sungai Ciliwung juga dapat menjadi bersih dan sehat yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pesan moral. Ayo kita jadikan Sungai Ciliwung bisa dinikmati oleh semua orang, tetapi syaratnya sungai itu harus bersih dan sehat. Indikator sehat adalah bisa dinikmati semua orang," ujar Adenan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas