Sandiaga Uno: Pembangunan Delapan Tahun Lebih Ini Harus Dipercepat Bukan Ganti Arah
Sandiaga Uno angkat bicara terkait keinginan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjodohkan kembali dengan Anies Baswedan jelang Pilpres 2024
Penulis:
Reynas Abdila
Editor:
Sanusi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno angkat bicara terkait keinginan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjodohkan kembali dengan Anies Baswedan jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Sandiaga menegaskan dirinya kini bekerja memimpin Kemenparekraf di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).
“Saya ini di Kementerian di bawah Bapak Presiden Jokowi dan Partai di bawah Pak Prabowo, kami mengusung konsep keberlanjutan dan percepatan pembangunan," jelasnya ketika menghadiri East Indonesia Tourism and Invesment Summit 2023, Jumat (3/3/2023).
Baca juga: Sandiaga Uno: Bekup Program Inkubasi Berkelanjutan Buka Kesempatan Pendiri startup Dapat Dukungan
Konsep tersebut, dijelaskan Sandiaga Uno difokuskan kepada keberlanjutan sekaligus percepatan pembangunan yang telah dilakukan selama era kepemimpinan Jokowi.
Sehingga kebijakan serta pembangunan yang telah berjalan sejak delapan tahun belakangan dapat tuntas terselesaikan.
"Jadi tentunya dengan narasi yang diusung itu adalah narasi bagaimana pembangunan yang sudah dilakukan delapan tahun lebih ini bisa percepat, bukan kita ubah, tapi justru kita akselerasi, bukan kita ganti arahnya," ungkap Sandiaga.
"Tapi justru kita perkuat dengan capaian-capaian yang lebih bisa dirasakan oleh masyarakat, terutama mengenai masalah ekonomi, bagaimana lapangan kerja bisa kita ciptakan dan juga harga-harga bahan pokok bisa kita jangkau, bagaimana kita bisa memberikan solusi kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat, itu yang menjadi concern (perhatian) saya," bebernya.
Sandiaga menilai keputusan terkait penetapan Capres dan Cawapres dalam Pilpres berada di tangan partai politik.
Baca juga: PKS Wacanakan Usung Duet Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Apa Komentar Gerindra?
Dirinya sebagai kader Partai Gerindra mengaku menyerahkan seluruh keputusan kepada partai politik maupun para pimpinan partai politik.
"Dunia politik itu dinamis ya, tapi sekarang ini kan tentunya dalam kontestasi demokrasi yang sudah memasuki tahapan selanjutnya, partai politik mulai menyiapkan dan aspirasi-aspirasi itu bisa tentunya kita apresiasi," ungkap Sandiaga.
"Dan tentunya para pimpinan partai politik itu yang akan menentukan bagaimana respon masyarakat," tambahnya.
Baca juga: VIDEO Momen Demokrat Dukung Anies Baswedan sebagai Capres, AHY: Kami Siap Berikan Dukungan Penuh
Sandiaga mengakui dirinya dan Anies pernah berdampingan kala bertarung dalam Pemilihan Kepala (Pilkada) DKI Jakarta 2017.
Ketika itu, keduanya berhasil menang dan berdampingan memimpin Ibu Kota.
Namun, lima tahun berselang, Sandiaga Uno mengaku berbeda tugas dengan Anies.
Anies berada di Koalisi Perubahan tiga partai, yakni Partai NasDem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Saya pernah bermitra dengan Pak Anies pada saat Pilgub 2017, dan menuai hasil yang positif, namun kami sekarang berbeda tugas," tukas Sandiaga Uno.