Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Di Depan Yusril, Cak Imin Goda PBB Gabung Koalisi Gerindra-PKB

Cak Imin menegaskan koalisi Gerindra-PKB masih membuka pintu bagi partai politik (parpol) lainnya untuk bergabung.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Di Depan Yusril, Cak Imin Goda PBB Gabung Koalisi Gerindra-PKB
Fersianus Waku
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menggoda Partai Bulan Bintang (PBB) untuk bergabung bersama koalisi bareng Partai Gerindra. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menggoda Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra untuk bergabung bersama koalisi bareng Partai Gerindra.

"Moga-moga nanti pada kesimpulannya kita bisa bersama dengan PBB untuk Pilpres 2024 yang akan datang," kata Cak Imin depan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra di markas PKB, Jalan Raden Saleh, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2023).

Cak Imin menegaskan koalisi Gerindra-PKB masih membuka pintu bagi partai politik (parpol) lainnya untuk bergabung.

"PKB bersama Gerindra masih membuka dengan siapapun untuk bisa bergabung," ujar dia.

Dia mengeklaim bahwa hingga kini koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) yang sudah pasti.

Cak Imin menyebut meski ada Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), namun hingga kini belum menentukan calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung.

"Hari ini yang paling pasti PKB-Gerindra. yang lain KIB, meskipun KIB belum pasti juga siapa yang akan diusung," ucapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia juga menyinggung Koalisi Perubahan, yakni NasDem, Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Kemudian ada koalisi Anies (Baswedan), perubahan. PBB sampai hari ini juga belum menentukan pilihannya. Tentu semuanya masih cair," imbuhnya.

Baca juga: Yusril akan Temui Cak Imin di Kantor PKB Sore Ini, Bahas Koalisi Pilpres

Lebih lanjut, Cak Imin menuturkan jika pertemuannya dengan Yusril Ihza Mahendra tak membahas ajakan agar PBB gabung KIR.

"Nah ini belum, belum ada pembicaraan, baru mau ngobrol," tegasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas