Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Geleng-geleng Kepala Mengaku Pusing Urusi Piala Dunia U-20

Presiden mengungkapkan apa yang dirasakannya tersebut dalam acara silaturahmi PAN bersama Presiden, di Jakarta, Minggu, (2/3/2023).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jokowi Geleng-geleng Kepala Mengaku Pusing Urusi Piala Dunia U-20
Tribunnews.com/Taufik
Jokowi dalam acara silaturahmi PAN bersama Presiden, di Jakarta, Minggu, (2/3/2023). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku pusing dalam dua minggu terkahir ini menghadapi masalah Piala Dunia U-20.

Sambil menggelengkan kepala, Presiden mengungkapkan apa yang dirasakannya tersebut dalam acara silaturahmi PAN bersama Presiden, di Jakarta, Minggu, (2/3/2023).

“Tapi yang urusan bola ini memang. Pusing saya dua minggu ini gara-gara bola, pusing betul,” kata Jokowi seraya menggelengkan kepala.

Presiden Jokowi pusing karena proses agar Indonesia bisa jadi tuan rumah tidaklah mudah.

Indonesia harus mengikuti seleksi dan bersaing dengan puluhan negara lain yang juga ikut mengajukan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Baca juga: Jokowi Sebut Kepala Daerah Telah Teken Komitmen Penyelenggaraan Piala Dunia U20

Indonesia juga berupaya keras meyakinkan banyak pihak mengenai kesiapan menjadi tuan rumah.

Rekomendasi Untuk Anda

“Sulitnya sangat sulit sekali untuk bisa menjadi tuan rumah itu. Yang mengajukan bukan 1,2,3 negara tapi puluhan negara mengajukan dan kita juga ikut mengajukan, lobi sana lobi sini menyampaikan apa kesiapan infrastruktur dan fasilitas fasilitas kita,” kata Jokowi.

Indonesia kata Presiden beruntung setelah kemudian terpilih menyisihkan dua negara lain yang juga menjadi kandidat kuat, yakni Peru dan Brazil.

Indonesia lalu melakukan persiapan dengan memperbaiki sejumlah infrastruktur yang akan digunakan untuk Piala Dunia U-20.

“Kita menyiapkan 3 tahun, lapangannya dicek diperbaiki, dicek lagi lalu diperbaiki, dicek lagi tidak semudah itu dan saat kita menandatangani country house guarantee di situ sudah tercantum semuanya apa-apa yang harus kita komitmenkan dan kita tanda tangan,” tutur Jokowi.

“Tapi ya memang itu sudah menjadi kehendak Allah, kita terima sebagai sebuah pembelajaran ke depan agar tidak terjadi lagi. itu saja yang bisa kita ambil pelajaran dari urusan bola. Tapi aduh pusing pusing betul ngurusi bola itu, pusing,” pungkas Jokowi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas