Kemenkominfo: Transformasi Digital Hasilkan Inovasi di Level Internasional
Bonifasius menilai, inovasi pada bidang TIK memberikan manfaat besar bagi perekonomian di dalam negeri
Penulis:
Fahdi Fahlevi
Editor:
Eko Sutriyanto
Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo, Bonifasius Wahyu Pudjianto mengatakan, jumlah pengguna internet di Indonesia sudah sangat berkembang.
Perkembangan internet ini menjadi kunci dari transformasi digital di berbagai sektor.
Transformasi digital mendorong munculnya karya inovasi di level Internasional dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Salah satu inovasinya adalah Lampu Tenaga Air Laut (LATAL) yang sangat membantu nelayan, kemudian juga ada alat USMAN (UVC Sterilizer Lantai Masjid yang Aman)," ujar Bonifasius melalui keterangan tertulis, Senin (8/5/2023).
Bonifasius menyampaikan hal itu saat oadshow Indonesia Entrepreneur TIK (IdenTIK) tahun 2023 di Universitas AMIKOM, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Baca juga: Adaptasi Perkembangan Zaman, Bank DKI Perkuat Digitalisasi Produk dan Layanan
Bonifasius menilai, inovasi pada bidang TIK memberikan manfaat besar bagi perekonomian di dalam negeri.
"Ini adalah sebuah kolaborasi untuk memajukan industri TIK yang menciptakan lapangan kerja dan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ucap Bonifasius.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi DIY, Hari Edi Tri Wahyu Nugroho mengatakan, kolaborasi menjadi hal yang vital agar masyarakat dapat tumbuh menjadi lebih kuat lagi.
"Saya berharap IdenTIK 2023 menjadi ajang untuk menggali dan mengembangkan potensi-potensi yang ada di DIY dan sekitarnya," tutur Hari.
Kegiatan ini diselenggarakan untuk mempromosikan kompetisi IdenTIK sekaligus melakukan penjaringan kandidat-kandidat potensial untuk berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
IdenTIK merupakan bentuk dukungan Kementerian Komunikasi dan Informatika terhadap ekosistem digital Indonesia.
Ajang ini berupaya mengembangkan konsep kegiatan dan bertransformasi agar tidak sebatas menjadi sebuah ajang kompetisi, namun juga memberikan fasilitas networking dalam event berskala nasional hingga global.