Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Menteri Agama: Indonesia Dapat Tambahan 8.000 Kuota Haji

Kemenag akan segera membahas tambahan kuota dari Pemerintah Arab Saudi ini dengan DPR.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Menteri Agama: Indonesia Dapat Tambahan 8.000 Kuota Haji
Warta Kota/Yulianto
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Ia mengungkapkan Indonesia mendapat tambahan 8.000 kuota jemaah haji. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan Indonesia mendapat tambahan 8.000 kuota jemaah haji.

Tambahan ini, kata Yaqut, sudah masuk dalam sistem e-Hajj, aplikasi pemvisaan Arab Saudi.

"Tambahan kuota mulai hari ini terkonfirmasi sudah masuk dalam e-Hajj, jumlahnya 8.000 jemaah," ujar Yaqut melalui keterangan tertulis, Senin (8/5/2023).

Dirinya mengatakan Kemenag masih menunggu surat resmi dari pihak Arab Saudi.

Kemenag akan segera membahas tambahan kuota dari Pemerintah Arab Saudi ini dengan DPR.

"Kita sedang menunggu surat resmi dari Arab Saudi. Kita juga akan segera membahasnya dengan DPR," tutur Yaqut.

Baca juga: Pelunasan Biaya Haji Reguler Diperpanjang Hingga 12 Mei 2023, Ini Calon Jemaah yang Berhak Melunasi

Rekomendasi Untuk Anda

“Kementerian Agama akan berkomunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, untuk merespons tambahan kuota ini," tambah Yaqut.

Tahun ini, Indonesia mendapat 221.000 kuota jemaah haji. Jumlah ini terdiri atas 203.320 kuota jemaah haji reguler dan 17.680 kuota jemaah haji khusus.

Mereka sudah melakukan proses pelunasan sejak 11 April sampai 5 Mei 2023. Masih ada 14.356 jemaah yang belum melakukan pelunasan atau konfirmasi pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1444 H sehingga prosesnya diperpanjang hingga 12 Mei 2023.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas