Profil Immanuel Ebenezer, Tolak Duet Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024, Eks Komisaris Anak BUMN
Sosok Ketua Umum (Ketum) Prabowo Mania 08 yang juga Ketum Jokowi Mania (JoMan) secara tegas menolak wacana duet Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024.
Penulis: garudea prabawati
Editor: Tiara Shelavie

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum (Ketum) Prabowo Mania 08, Immanuel Ebenezer menegaskan menolak adanya wacana duet Ganjar-Prabowo di kontestasi Pilpres 2024.
Sebaliknya, dirinya tegas mengatakan wacana duet Prabowo-Ganjar dinilai lebih ideal.
Diketahui, sebelumnya pria yang karib di sapa Nuel tersebut awalnya mendukung Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) Pilpres 2024, dengan membawa nama besar GP Mania.
Namun kini GP Mania telah dibubarkan, Immanuel Ebenezer melabuhkan dukungan kepada Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Lantas siapakah sosok Immanuel Ebenezer?

Pria yang karib disapa Noel ini merupakan pendukung militan Joko Widodo (Jokowi), dirinya menjadi Ketua Umum JoMan saat pemilihan umum Presiden Indonesia 2019.
Pria kelahiran Riau 22 Juli 1975 ini juga dikenal sebagai seorang politikus, birokrat, dan aktivis Indonesia.
Diketahui dirinya meraih gelar Sarjana Sosial pada Universitas Satya Negara Indonesia pada tahun 2004.
Immanuel Ebenezer juga pernah diangkat sebagai sebagai Komisiaris Utama PT Mega Eltra, anak perusahaan BUMN, pada Juni 2021.
Namun pada akhirnya dirinya dicopot dari jabatannya tersebut pada 23 Maret 2022.
Sebelum dicopot, yakni pada 23 Februari 2022, ia menjadi saksi yang meringankan Munarman dalam sidang kasus tindak pidana terorisme di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Pihaknya mengatakan menjadi saksi meringankan bagi Munarman atas inisiatif sendiri.
Lantas soal pencopotan dirinya dari kursi Komisaris, sempat tak diketahui alasannya.
Walaupun memang pihaknya mengatakan pencopotannya secara resmi dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Mega Elektra.
Tegas Tolak Wacana Duet Ganjar Prabowo

Baca juga: Prabowo Sebut dari 31 Titik Air di NTB yang Sudah Dimanfaatkan akan Terus Diperluas Jangkauannya
Immanuel Ebenezer atau Nuel mengatakan wacana duet Ganjar-Prabowo tak ideal, namun sebaliknya Prabowo sebagai Capres 2024 dan Ganjar Pranowo sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) akan lebih ideal.
"Kalau seandainya duet, jangan Ganjar-Prabowo, tapi Prabowo-Ganjar," terangnya, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Senin (29/5/2023).
Pihaknya tegas apabila Prabowo Subianto menjadi Cawapres 2024, dirinya akan mundur menjadi relawan Menteri Pertahanan (Menhan) RI tersebut di Pilpres 2024.
"Tapi kalau Pak Prabowo Wapres (Cawapres), saya dengan tegas undur diri," lanjutnya.
"Karena saya dukung Prabowo untuk jadi Presiden (Capres) bukan untuk jadi Wapres," imbuhnya.
Nuel menilai Prabowo adalah sosok yang matang dalam dunia politik.
Juga menurutnya, Prabowo bukan petugas partai, sehingga dianggap dapat lebih leluasa berdiri dan mengimplementasikan ide-idenya sendiri.
(Tribunnews.com/Garudea Prabawati/ Suci Bangun Dwi Setyaningsih)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.