Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Mendagri Minta Pemda Pakai Dana Insentif Kegiatan yang Berdampak Langsung ke Masyarakat

Mendagri Tito Karnavian meminta dana insentif fiskal yang diberikan pemerintah dipergunakan untuk kegiatan yang berdampak langsung oleh masyarakat. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
zoom-in Mendagri Minta Pemda Pakai Dana Insentif Kegiatan yang Berdampak Langsung ke Masyarakat
Tribunnews/JEPRIMA
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian. Tito Karnavian meminta dana insentif fiskal yang diberikan pemerintah dipergunakan untuk kegiatan yang berdampak langsung oleh masyarakat.  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta dana insentif fiskal yang diberikan pemerintah dipergunakan untuk kegiatan yang berdampak langsung oleh masyarakat. 

Tito Karnavian mengatakan misalnya kegiatan yang berdampak pada pengurangan kemiskinan ekstrim hingga pengendalian inflasi di masing-masing wilayah.

"Seperti kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi sendiri," ucapnya dalam acara "Penyerahan Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan untuk Kategori Kinerja dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Periode I Tahun 2023 oleh Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan di kantor Kemendagri, Senin (31/7/2023). 

Dalam pengendalian inflasi, Tito Karnavian menilai pemda bisa menggunakan dana insentif tersebut untuk memberikan bantuan sosial tunai maupun non tunai pada masyarakat. 

"Inflasi itu mulai dari bansos tunai dan non tunai, kemudian intervensi untuk subsidi transportasi di daerah sulit, supaya harganya sama yang perlu daerah terpencil, pulau yang ombaknya besar, sehingga harganya mahal langka dan itu bisa dari insentif bisa digunakan untuk itu," ungkapnya. 

"Di samping itu hal mendasar ya, masalah kemiskinan ekstrem, misalnya. Tadi intinya untuk stabilisasi dan hal yang memang menjadi problem masyarakat," katanya.

Baca juga: Tinjau Pasar Bululawang Malang, Jokowi: Inflasi Terkendali, Stok Banyak

Sebelumnya, pemerintah mengucurkan dana insentif fiskal sebanyak Rp330 miliar kepada 33 daerah yang dinilai mampu mengendalikan inflasi dengan baik. 

Rekomendasi Untuk Anda

Tujuannya untuk mendorong peningkatan daerah lebih baik lagi dalam pengendalian inflasi dan memacu daerah lain agar semakin meningkatkan kinerjanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas