Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wapres Ma'ruf Amin: 75 Persen Produk Halal di Indonesia Hasil Audit LPPOM MUI

Wakil Presiden KH Maruf Amin mengungkapkan LPPOM MUI masih menempati urutan tertinggi dalam capaian penyelesaian sertifikasi halal.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Wapres Ma'ruf Amin: 75 Persen Produk Halal di Indonesia Hasil Audit LPPOM MUI
Kanal Youtube Wakil Presiden Republik Indonesia
Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden KH Maruf Amin mengungkapkan LPPOM MUI masih menempati urutan tertinggi dalam capaian penyelesaian sertifikasi halal.

Dirinya mengungkapkan mayoritas produk halal di Indonesia diaudit oleh LPPOM MUI.

"Hingga kini sekitar 75 persen produk halal Indonesia yang bersertifikat merupakan hasil audit LPPOM MUI," ujar Ma'ruf pada acara LPPOM MUI Halal Award 2023 yang dilaksanakan di International Convention Center Institut Pertanian Bogor (ICC IPB), Bogor, Jawa Barat, Senin (4/9/2023).

Menurut Maruf, selama ini lembaga pemeriksa halal telah berperan dalam meningkatkan kualitas produk.

Maruf meminta lembaga pemeriksa halal meningkatkan kapasitas audit produk.

"Keberhasilan sistem jaminan produk halal sangat ditentukan oleh optimalisasi peran lembaga pemeriksa halal yang berkualitas, mulai tingkat daerah, nasional, hingga internasional," tutur Maruf.

Baca juga: Wapres Maruf Amin: Konsumsi Produk Halal Jadi Tren Perdagangan Internasional

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, Maruf meminta agar peningkatan literasi dan edukasi kepada pelaku usaha dan masyarakat mengenai pentingnya sertifikasi halal diperluas.

Pelayanan pada proses sertifikasi halal, menurut Maruf, juga harus ditingkatkan.

"Tingkatkan kualitas sumber daya manusia dengan kompetensi sertifikasi halal yang mumpuni, dan disertai dengan kecekatan dan kemudahan layanan melalui pemanfaatan teknologi digital," ucap Maruf.

Baca juga: Dorong UMKM Semarang Go Digital dan Kantongi Sertifikat Halal, Relawan SandiUno Beri Pendampingan

Seluruh pemangku kepentingan, kata Maruf, harus bekerjasama tanpa ada sekat sektoral.

"Perkukuh kolaborasi dan sinergi lintas pemangku kepentingan. Sisihkan dahulu kepentingan sektoral, agar target percepatan sertifikasi halal dapat dicapai tepat waktu," pungkas Maruf.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas