Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

MUI: Panji Gumilang Sampaikan Permintaan Maaf kepada Umat Islam

Ikhsan mengatakan Panji melayangkan permohonan maaf kepada umat Islam di Indonesia, atas kegaduhan yang diciptakannya.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in MUI: Panji Gumilang Sampaikan Permintaan Maaf kepada Umat Islam
Kolase foto Tribunnews
Kolase foto Panji Gumilang pimpinan Ponpes Al-Zaytun. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekjen Bidang Hukum dan Ham MUI Ikhsan Abdullah mengungkapkan tersangka kasus penistaan agama, Panji Gumilang, telah berkirim surat kepada pihaknya pada 24 Agustus 2023 lalu.

Ikhsan mengungkapkan pada surat tersebut Panji Gumilang menyatakan tidak akan mengembangkan ajaran agama yang bertentangan dengan ajaran Islam yang sudah diyakini oleh umat Islam Indonesia.

Selain itu, Ikhsan mengatakan Panji melayangkan permohonan maaf kepada umat Islam di Indonesia, atas kegaduhan yang diciptakannya.

"Menyampaikan permintaan maaf kepada umat Islam dan masyarakat Indonesia terhadap kegaduhan yang terjadi," ujar Ikhsan melalui keterangan tertulis, Kamis (21/9/2023).

Panji Gumilang, kata Ikhsan, juga bersedia jika Pondok Pesantren Al Zaytun mendapatkan pembinaan dari Kementerian Agama dan MUI.

Di samping hal tersebut, Ikhsan mengungkapkan bahwa Panji Gumilang berniat melakukan silaturahmi kepada MUI dan menyampaikan langsung poin-poin tersebut kepada masyarakat melalui media.

Rekomendasi Untuk Anda

"Namun mengingat Panji Gumilang saat ini berada di ruang tahanan, maka kami berharap Penyidik dapat memberikan kesempatan agar Panji Gumilang dapat menyampaikanya secara langsung di Media Conference Mabes Polri," ungkap Ikhsan.

Dirinya mengungkapkan MUI juga telah membalas surat permohonan Panji Gumilang melalui Kabareskrim Mabes Polri terkait hal itu pada tanggal 5 September 2023.

"Mengenai adanya pencabutan Laporan Polisi yang dilakukan oleh saudara Ken Setiawan dan saudara Mohamad Ihsan Tanjung kami juga menghargai sebagai Upaya untuk memberikan jalan bagi Panji Gumilang untuk kembali kepada nilai-nilai ajaran Islam yang dianjurkan dan diyakini kebenaranya oleh sebagian besar umat Islam yang dipegang teguh oleh Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia," tutur Ikhsan.

Meski begitu, Ikhsan menyerahkan proses penyidikan kepada penyidik Polri.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas