Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Tokoh Aceh Inginkan Perubahan

Guru Besar di Universitas Syiah Kuala, Prof. Humam Hamid menilai bahwa Anies Baswedan telah menjalani perjalanan karier yang luar biasa.

Editor: Content Writer
zoom-in Tokoh Aceh Inginkan Perubahan
Istimewa
Guru Besar Universitas Syiah Kuala, Prof. Humam Hamid 

TRIBUNNEWS.COM - Prof. Humam Hamid, seorang Guru Besar di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh menilai bahwa Anies Baswedan sebagai seorang pemimpin yang telah menjalani perjalanan karier yang luar biasa.

Anies Baswedan menjadi bakal calon presiden (capres) yang diusung Koalisi Perubahan. Pasangan bakal capres-cawapres, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mengusung visi perubahan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan.

"Anies Baswedan telah melalui semua tahapan untuk menjadi pemimpin. Dari aktivis, jadi rektor, mengirimkan anak-anak untuk menjadi guru di pelosok, hingga menjadi seorang menteri dan gubernur," ujar guru besar yang fokus pada isu perdesaan dan pertanian saat wawancara dengan The Spokesperson ID di Banda Aceh.

Baca juga: Anies Baswedan Urus SKCK untuk Daftar Capres 2024: Kapan Saja Pendaftaran Dibuka, Kita Siap

Prof. Humam Hamid merupakan seorang tokoh intelektual terkemuka di Aceh dan memiliki peran kunci dalam mendorong perdamaian di wilayah tersebut. Dia juga menjadi Dewan Pengarah Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tsunami Aceh.

Selain itu, dia juga menyoroti pendekatan kemanusiaan yang diambil oleh Anies dalam pembangunan di Jakarta. "Anies merupakan gubernur yang melakukan pendekatan kemanusiaan dalam pembangunan. Itu yang tidak saya lihat di Gubernur Jakarta sebelumnya."

Selanjutnya, Prof. Humam mengungkapkan bahwa Anies Baswedan memiliki pemahaman yang mendalam tentang dinamika kawasan internasional.

Baca juga: Survei Tunjukkan Anies Melejit, Pengamat: Gembok Jatim-Jateng untuk Anies-Gus Imin Telah Terbuka

"Anies Baswedan merupakan orang yang bisa membaca eksternal dengan baik dan juga mampu membaca kondisi internal. Ia mampu mengetahui dinamika kawasan dengan baik. Lihat saja bagaimana Anies diterima dengan baik di berbagai negara seperti Singapura, Australia, Jepang, dan lainnya," tambah Prof. Humam.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam akhir wawancara, Prof. Humam Hamid mengungkapkan harapannya terhadap masa depan Aceh. "Harapan ke depan tentang Aceh adalah perubahan. Karena masyarakat Aceh percaya bahwa yang kekal adalah perubahan, dan Aceh butuh perubahan," tutup sosok ilmuwan yang memiliki perhatian terhadap isu perdesaan ini.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas