Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Bertemu PB HMI di Istana, Ini yang DIbahas

Selain itu dalam pertemuan itu, HMI kata dia menyampaikan harapan agar Pemilu berjalan dengan sukses. HMI berkomitmen untuk mengikuti Pemilu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
zoom-in Jokowi Bertemu PB HMI di Istana, Ini yang DIbahas
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Raihan Ariatama dan pengurus, memberikan pernyataan ke wartawai usai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, (8/11/2023).  

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, (8/11/2023).

Ketua Umum PB HMI Raihan Ariatama mengatakan kedatangannya ke Istana untuk menyampaikan undangan kongres yang ke-32 HMI dan juga Munas Kohati yang ke-25 di Pontianak Kalimantan Barat pada 24 November 2023.

"Kami mengundang secara resmi bapak presiden dan sekaligus meminta beliau untuk membuka acara tersebut. Dan insyaallah beliau bersedia untuk hadir pada kegiatan tersebut," katanya usai pertemuan.

Selain itu dalam pertemuan itu, HMI kata dia menyampaikan harapan agar Pemilu berjalan dengan sukses. HMI berkomitmen untuk mengikuti Pemilu secara damai.

"Berkaitan dengan pemilu, harapannya presiden, pak presiden mengaharapkan kita berpartisipasi aktif dan ikut melakukan," tuturnya.

Terkahir kata dia, HMI menyampaikan kepada Presiden mengenai kondisi Palestina yang diinvasi oleh Israel.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, apa yang dialami oleh saudara di Palestina bukan lagi perang, tapi kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Israel.

"Kami berharap bapak presiden tetap terus mengawal situasi ini dan berharap tetap mengawal proses kemerdekaan Palestina sebagai sebuah negara bangsa dan tentunya tidak hanya soal itu," katanya.

"Dan bantuan bantuan kemanusiaan juga harus diberikan pemerintah Indonesia sebagai bentuk komitmen kita. Karena bagaimanapun Palestina adalah negara yang pertama kali mendukung kemerdekaan Indonesia. Dan tentu harus kita balas dengan baik pula," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas