Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prabowo Datang Perayaan Natal BUMN, Apa Hubungannya dengan Pertahanan? Ini Kata Menag

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut menjawab saat menyampaikan sambutan di hadapan para peserta perayaan Natal, termasuk Menteri

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Prabowo Datang Perayaan Natal BUMN, Apa Hubungannya dengan Pertahanan? Ini Kata Menag
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Menteri Pertahanan RI (Menhan) Prabowo Subianto bersama Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas hadiri perayaan Natal Kementerian BUMN dan BUMN di Hall B, Jakarta Convention Center, Senayan, Senin (15/1/2024). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) yang juga calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto ikut hadir dalam acara perayaan Natal yang diselenggarakan Kementerian BUMN, di Hall B, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Senin (15/1/2024).

Lalu, mengapa Prabowo hadir dan apa hubungannya antara perayaan Natal dengan pertahanan?

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut menjawab saat menyampaikan sambutan di hadapan para peserta perayaan Natal, termasuk Menteri BUMN Erick Thohir dan Wamen BUMN Kartiko Wirjoatmodjo yang duduk mengapit Prabowo.

"Apa hubungannya Menteri Pertahanan dengan peringatan Natal bersama? Saya tadi belum jawab, saya jelaskan di sini," kata Gus Yaqut.

Gus Yaqut menjelaskan perayaan umat beragama, dalam hal ini Natal bagi umat Kristiani, amat berhubungan dengan sistem pertahanan.

Pasalnya, sistem pertahanan negara Indonesia menganut sifat semesta, di mana artinya sistem tersebut punya ciri-ciri kerakyatan dan kewilayahan.

Baca juga: Komitmen Menhan Prabowo Dipertanyakan Soal Proyek Alih Teknologi Jet Tempur dan Kapal Selam

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara jika bicara kerakyatan, maka di dalamnya juga termasuk umat beragama. Sehingga Prabowo selaku Menhan memang dinilai perlu hadir dalam acara perayaan keagamaan.

"Sangat terhubung. Karena sistem pertahanan kita, sistem pertahanan negara kita bersifat semesta. Artinya sistem pertahanan yang memiliki ciri-ciri kerakyatan dan kewilayahan," kata Gus Yaqut.

"Kalau bicara kerakyatan di dalamnya ada umat beragama, jadi sangat signifikan dan sangat terhubung kenapa Menteri Pertahanan harus hadir diantara umat Kristiani yang ada di ruangan ini," lanjut dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas