Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Minta PMI di Jerman Tak Malu, Kepala BP2MI: Mereka Pahlawan Devisa

Benny Rhamdani dalam kunjungannya ke Jerman, bertemu Konsul Jenderal RI Antonius Yudi Triantoro, di kantor KJRI Frankfurt, Jerman.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Minta PMI di Jerman Tak Malu, Kepala BP2MI: Mereka Pahlawan Devisa
Tribunnews.com/ rizki sandi saputra
Kepala BP2MI Benny Rhamdani. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani dalam kunjungannya ke Jerman, bertemu Konsul Jenderal RI Antonius Yudi Triantoro, di kantor KJRI Frankfurt, Jerman.

Dalam pertemuan tersebut Kepala BP2MI di dampingi Wakil Duta Besar RI untuk Jerman, Fajar Wirawan Harijo.

Pertemuan ini membahas mengenai perluasan kesempatan kerja di Jerman dan juga penguatan tata kelola penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jerman, sesuai dengan perintah Presiden RI.

Benny menyampaikan, saat ini BP2MI terus melakukan revolusi penempatan dan pelindungan PMI.

Langkah ini untuk mengurangi penempatan PMI berketerampilan rendah dan terus mengupayakan stigma yang positif untuk PMI.

“Tidak perlu malu menjadi PMI, karena mereka adalah pejuang devisa bagi Indonesia, yang bahkan pada tahun 2023 lalu jumlahnya meningkat sangat signifikan,” ujar Benny melalui keterangan tertulis, Sabtu (4/5/2024).

Rekomendasi Untuk Anda

Benny berharap KJRI Frankfurt bisa menjadi bagian untuk promosi dan marketing perluasan sektor lainnya di Jerman, agar ke depannya jumlah PMI yang ditempatkan di Jerman semakin banyak.

Konjen RI, Antonius Yudi Triantoro mengungkapkan, saat ini KJRI Frankfurt terus berupaya melakukan pelindungan PMI yang datang ke wilayah Frankfurt.

Ada 6 negara bagian yang masuk di wilayah Frankfurt, termasuk Stuttgart dan Munchen, dan jumlah penempatan PMI kita yang terbanyak ada di wilayah ini.

Selain isu pelindungan, isu sosial juga menjadi atensi KJRI agar PMI tidak ‘homesick’ dan tidak merasa sendiri berada di negara asing.

“Bagi mereka yang ingin bekerja di Jerman, selain kompetensi, agar terus fokus belajar Bahasa Jerman karena ini adalah syarat mutlak untuk bekerja disini. Penempatan PMI Tenaga Kesehatan melalui Program Triple Win ini menjadi kebanggaan bagi KJRI Frankfurt”, tutupnya.

Benny berharap penempatan PMI sektor kesehatan melalui Program Triple Win ini menjadi ‘benchmark’ bagi penempatan PMI sektor lainnya di Jerman.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas