Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

AJI Minta RUU Penyiaran Tak Dibahas DPR Periode Sekarang

Nani mengaku heran adanya larangan untuk menyiarkan konten ekslusif jurnalisme investigasi dalam RUU Penyiaran

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in AJI Minta RUU Penyiaran Tak Dibahas DPR Periode Sekarang
FOR SERAMBINEWS.COM
Nani Afrida mantan jurnalis Harian Serambi Indonesia saat terpilih sebagai Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Periode 2024-2027. Nani Afrida meminta pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Penyiaran ditunda. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Nani Afrida meminta pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Penyiaran ditunda.

"Kalau bisa tolong ditunda sampai masa kepengurusan DPR yang baru," kata Nani di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa (14/5/2024).

Baca juga: Dianggap Sebabkan Pers Tak Independen, Dewan Pers Tolak RUU Penyiaran 

Nani meminta agar nantinya pembahasan RUU Penyiaran harus melibatkan semua kalangan masyarakat.

Dia menegaskan Penyiaran persoalannya sangat kompleks sehingga harus melibatkan semua pihak.

"Kami juga dari AJI minta partisipasi masyarakat terutama warga-warga, orang-orang dan kelompok-kelompok yang ada hubungannya dengan penyiaran. Jadi tidak begitu saja (dibahas)," ujar Nani.

Baca juga: TB Hasanuddin Tegaskan DPR Tak Ada Niat Berangus Kebebasan Pers Lewat RUU Penyiaran

Nani mengaku heran adanya larangan untuk menyiarkan konten ekslusif jurnalisme investigasi dalam RUU Penyiaran.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, dalam beberapa kasus aparat penegak hukum terbantu dengan adanya hasil investigasi.

"Karena bagaimanapun jurnalisme investigasi itu adalah strata tertinggi dari jurnalisme dan itu tidak semua orang bisa," imbuh Nani.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas