Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Megawati Sindir Isu Kabinet Gemuk Prabowo: Sudah Pada Rebutan

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, tak setuju dengan isu kabinet gemuk Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Megawati Sindir Isu Kabinet Gemuk Prabowo: Sudah Pada Rebutan
Dok. PDIP
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpidato di hadapan ribuan kader dan simpatisan saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDI-P di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Jumat (24/5/2024). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, tak setuju dengan isu kabinet gemuk Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Hal ini disampaikan Megawati dalam pidato politik pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-V PDIP di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Jumat (24/5/2024).

Bahkan, Megawati tampak geleng-geleng kepala dengan perebutan jabatan menteri di pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Jabatan menteri pun yang ibu dengar nih wah sudah pada rebutan deh," kata Megawati.

Presiden kelima RI ini menyinggung Kabinet Gotong Royong yang dibentuknya ketika menjadi presiden, yakni hanya berjumlah 33 menteri.

Baca juga: Megawati: Bisa Jadi Praktik Curang Pilpres 2024 Direplikasi di 2029

"Ketika menghadapi krisis multidimensi, saya lebih memilih membentuk kabinet yang ramping, dengan jumlah menteri 33 tapi bersifat apa, zaken kabinet. Kabinet yang profesional. Jadi benar, the right man in the right place," ujar Megawati.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Megawati, kabinet yang dibentuknya itu terbukti berhasil mengatasi krisis dan seluruh hutang.

Baca juga: Seloroh Megawati saat Lupa Sapa Nama Ganjar di Rakernas PDIP: Belum Dipensiunkan 

"Terbukti krisis dapat diatasi dan seluruh hutang terutama dengan International Monetary Fund dapat dilunasi," ucapnya.

"Pertanyaan saya, ayo mikir, utang kita ini gimana cara mbayare? Ayo mikir, mikir lho, jangan enak-enakan tidur," kata dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas