Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hasil Sidang Isbat Idul Adha 2024, Lebaran Haji Jatuh pada 16 Juni atau 17 Juni? Cek di Sini

Simak hasil sidang isbat Idul Adha 2024 yang digelar Kemenag pada Jumat (7/6/2024) besok. Lebaran Haji jatuh pada 16 atau 17 Juni?

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Sri Juliati
zoom-in Hasil Sidang Isbat Idul Adha 2024, Lebaran Haji Jatuh pada 16 Juni atau 17 Juni? Cek di Sini
Freepik
Ilustrasi Idul Adha - Simak hasil sidang isbat Idul Adha 2024 yang digelar Kemenag pada Jumat (7/6/2024) besok. Lebaran Haji jatuh pada 16 atau 17 Juni 2024? 

TRIBUNNEWS.COM - Kementeria Agama (Kemenag) menggelar sidang isbat (penetapan) awal Zulhijah 1445 H pada Jumat, 7 Juni 2024 besok.

Nantinya, umat Islam akan mengetahui jadwal Idul Adha 2024 jatuh pada tanggal berapa melalui hasil sidang isbat.

Apakah Idul Adha 14445 H jatuh pada Minggu, 16 Juni 2024 atau Senin, 17 Juni 2024 sama seperti keputusan dari Muhammadiyah?

Hasil sidang isbat Idul Adha 2024 akan diumumkan secara langsung melalui konferensi pers penetapan awal Zulhijah sekira pukul 19.00 WIB.

Masyarakat dapat memantau hasil sidang isbat Idul Adha 2024 dari Kemenag melalui link live streaming di bawah ini:

  • Live streaming cek hasil sidang isbat Idul Adha 2024 Kemenag: LINK
  • Live streaming cek hasil sidang isbat Idul Adha 2024 Kemenag: LINK
  • Live streaming cek hasil sidang isbat Idul Adha 2024 Kemenag: LINK

Diketahui, Idul Adha atau yang kerap disebut Lebaran Haji karena bertepatan dengan pelaksanaan ibadah haji merupakan salah satu momen penting umat Islam.

Idul Adha adalah hari raya bagi umat Islam untuk memperingati peristiwa kurban. Idul Adha dirayakan setiap tahun pada 10 Dzulhijjah.

Rekomendasi Untuk Anda

Nah, untuk mengetahui kapan Idul Adha 2024, maka Kemenag perlu menggelar sidang isbat.

Sidang isbat Idul Adha digelar pada 7 Juni 2024, bertepatan dengan 29 Zulkaidah 1445 H di Auditorium Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Meski demikian, ada potensi perayaan Idul Adha 2024 akan diperkirakan sama alias tidak ada perbedaan yaitu pada Senin, 17 Juni 2024.

Hal ini berdasarkan data hilal pada saat sidang isbat yang disampaikan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib.

Baca juga: Idul Adha Tanggal Berapa? Muhammadiyah 17 Juni 2024, Pemerintah Tunggu Sidang Isbat 7 Juni

Semua sistem hisab sepakat, ijtimak menjelang Zulhijah 1445 H jatuh pada 6 Juni 2024 sekitar pukul 19.37 WIB.

Ia menjelaskanm ketinggian hilal berada di atas ufuk antara 7° 15.82' sampai 10° 41.09', dengan sudut elongasi antara 11°34.83' sampai 13°14.47' di seluruh wilayah Indonesia.

"Hal tersebut sudah memenuhi kriteria yang telah ditentukan MABIMS," katanya, dikutip dari kemenag.go.id.

Dalam posisi tersebut, berdasarkan data dan perhitungan, posisi hilal sudah berada di atas kriteria Imkanur rukyat MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Sesuai kriteria MABIMS, tinggi hilal adalah 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

"Artinya, secara astronomis, pada 7 Juni 2024, hilal diperkirakan dapat terlihat di beberapa wilayah di Indonesia. Tinggal nanti bergantung dengan cuaca setempat," kata Adib.

Dengan demikian, Adib menambahkan, hasil perhitungan Imkanur rukyat ataupun Wujudul Hilal penentuan awal bulan Zulhijah berpotensi memiliki kesamaan.

Sehingga, pada tahun ini, umat Muslim di Indonesia diperkirakan dapat merayakan hari Idul Adha secara serentak.

Kendati begitu, Adib menekankan untuk menunggu hasil sidang Isbat.

Adib menambahkan, Kemenag juga akan menggelar pemantauan hilal (rukyatulhilal) di 114 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada Jumat besok.

Di antaranya di Aceh yaitu Observatorium Tgk Chik Kuta Karang Lhoknga; Jawa Barat di Pantai Pasirlasih, Pangandaran; Kalimantan Tengah di Menara Masjid Raya Darussalam Palangkaraya; hingga Papua Baratdi Kemenag Kabupaten Fakfak.

Jadwal Idul Adha 2024 dari Muhammadiyah

Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhamad Sayuti
Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhamad Sayuti

Sebelumnya, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan, Idul Adha 1445 H jatuh pada Senin, 17 Juni 2024.

Penetapan tersebut berdasarkan perhitungan ketat yang disebut Hisab Hakiki Wujudul Hilal.

Sementara awal bulan Zulhijah 1445 H yang di dalamnya terdapat Idul Adha, menurut Muhammadiyah, akan dimulai Sabtu, 8 Juni 2024.

"Berpegang teguh pada kriteria yang telah ditentukan, Muhammadiyah menetapkan bahwa awal Zulhijah 1445 H akan jatuh pada Sabtu, 8 Juni 2024," kata Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, dikutip dari muhammadiyah.or.id.

Perhitungan ini melibatkan beberapa kriteria yang ketat, di antaranya pertemuan atau konjungsi bulan sebelum matahari terbenam dan matahari terbenam terlebih dahulu dari bulan (dengan moonset setelah sunset).

Saat matahari terbenam, hilal alias bulan sabit baru sudah jelas terlihat di atas ufuk, tak peduli seberapa tingginya.

Dalam perhitungan tersebut, Muhammadiyah juga memastikan, Hari Arafah yang merupakan hari ke- 9 Zulhijah 1445 H jatuh pada Minggu, 16 Juni 2024.

Setelah itu, ada Hari Raya Idul Adha yang terjadi pada 10 Zulhijah 1445 H jatuh pada Senin, 17 Juni 2024.

"Keputusan ini telah disampaikan untuk memastikan umat Islam dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk melaksanakan amalan-amalan khusus yang terdapat dalam bulan yang mulia ini," jelas Sayuti.

Inilah keputusan dari PP Muhammadiyah terkait bulan Zulhijah 1445 H/2024:

  • 1 Zulhijah 1445 H bertepatan pada Sabtu, 8 Juni 2024
  • 9 Zulhijah 1445 H bertepatan pada Minggu, 16 Juni 2024
  • 10 Zulhijah 1445 H bertepatan pada Senin, 17 Juni 2024

Jadwal Idul Adha 2024 dari NU

Kalender 2024 yang dikeluarkan Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bojonegoro menuliskan, Idul Adha tahun ini juga jatuh pada Senin, 17 Juni 2024.
Kalender 2024 yang dikeluarkan Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bojonegoro menuliskan, Idul Adha tahun ini juga jatuh pada Senin, 17 Juni 2024. (Lembaga Falakiyah PCNU Kabupaten Bojonegoro)

Berdasarkan kalender 2024 yang dikeluarkan Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bojonegoro, Idul Adha tahun ini juga jatuh pada Senin, 17 Juni 2024.

Sementara 1 Zulhijah 1445 H jatuh pada Sabtu, 8 Juni 2024.

Dalam almanak itu disebutkan, tidak ada perbedaan dalam penetapan tanggal 1 Zulhijah 1445 H.

Sebab posisi hilal sudah di atas kriteria Imkanur Rukyah yang artinya kemungkinan hilal dapat dirukyat atau batas minimal hilal dapat dirukyat.

Adapun kriteria Imkanur Rukyah hilal awal bulan disepakati menjadi 3 derajat untuk tinggi dan 6,4 derajat untuk elongasi.

Lembaga Falakiyah itu juga menetapkan, Sabtu 15 Juni 2024 sebagai hari untuk puasa Tarwiyah dan Minggu, 16 Juni 2024 sebagai Hari Arafah.

Meski demikian, tetap perlu menunggu keputusan terbaru dari NU terkait jadwal Idul Adha 2024.

Sama seperti pemerintah, NU juga akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1445 H di sejumlah lokasi.

Merujuk pada tahun-tahun sebelumnya, keputusan NU terkait jadwal Idul Adha sama seperti pemerintah.

Andai benar, Idul Adha 2024 dari Muhammadiyah, pemerintah, dan NU jatuh pada Senin, 17 Juni 2024, maka tidak ada perbedaan dalam jadwal Hari Raya Kurban pada tahun ini.

(Tribunnews.com/Sri Juliati)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas