Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Apakah Puasa Dzulhijjah Harus 9 Hari Penuh?

Apakah puasa Dzulhijjah harus dilaksanakan selama 9 hari penuh? Simak penjelasannya di artikel ini.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Apakah Puasa Dzulhijjah Harus 9 Hari Penuh?
Freepik
Ilustrasi Bulan Dzulhijjah - Umat muslim dianjurkan untuk mengerjakan ibadah di sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. 

TRIBUNNEWS.COM - Umat muslim dianjurkan untuk mengerjakan ibadah di sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah.

Salah satunya adalah berpuasa selama 9 hari, yaitu sejak tanggal 1 hingga tanggal 9 Dzulhijjah.

Namun, apakah puasa Dzulhijjah harus dilaksanakan selama 9 hari penuh?

Jika umat muslim berpuasa Dzulhijjah tidak sampai 9 hari (misal 3 hari) maka hukumnya boleh dan sah.

Pasalnya, puasa tersebut merupakan puasa sunnah.

Selain itu, keabsahan satu hari puasa tidak tergantung pada hari sebelumnya dan sesudahnya, sehingga boleh dilakukan tidak sempurna 9 hari puasa.

Meski demikian, umat muslim dianjurkan untuk berpuasa 9 hari jika mampu.

Jadwal Puasa Dzulhijjah 1445 H

- Puasa 1-7 Dzulhijjah: 8-14 Juni 2024

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Rekomendasi Untuk Anda

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah ta’âlâ.”

Baca juga: Keutamaan Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, Arafah Jelang Idul Adha 2024, Simak Juga Bacaan Niatnya

- Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah: 15 Juni 2024

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i tarwiyata sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta’âlâ.”

- Puasa Arafah 9 Dzulhijjah: 16 Juni 2024

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِعَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta’âlâ.”

- Puasa Ayyamul Bidh 14-16 Dzulhijjah: 21-23 Juni 2024

نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ayyaamal bidh sunnatan lillaahi ta'ala

Artinya: "Saya berniat melakukan puasa pada hari-hari putih, sunah karena Allah ta'ala.".

(Tribunnews.com, Widya)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas