Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bukan Perayaan Untuk Kekasih, Ini Sejarah Terciptanya National Girlfriends Day

Simak sejarah adanya National Girlfriends Day yang ternyata bukan perayaan untuk kekasih.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: tribunsolo
zoom-in Bukan Perayaan Untuk Kekasih, Ini Sejarah Terciptanya National Girlfriends Day
Pinterest
Ilustrasi persahabatan - Ini sejarah adanya National Girlfriends Day, perayaan untuk sahabat perempuan. 

TRIBUNNEWS.COM - Bukan perayaan untuk kekasih, berikut sejarah dari National Girlfriends Day.

National Girlfriends Day yang diperingati tiap 1 Agustus kadang disalahartikan sebagai perayaan untuk pacar atau kekasih.

Namun, perayaan tersebut justru ditujukan pada hubungan persahabatan yang terjalin di antara perempuan.

Pada hari tersebut, para perempuan diharapkan bisa terus menghargai dan mendukung dengan penuh cinta sahabat perempuan mereka yang lain.

Hal itu karena mereka hadir sebagai sosok sahabat yang selalu ada kapan pun di saat kalian susah maupun senang.

National Girlfriends Day tak jarang juga dijadikan momen untuk sesama sahabat perempuan menghabiskan waktu, walaupun hanya sekadar membicarakan sesuatu dan makang siang bersama.

Lantas, bagaimana sejarah terciptanya National Girlfriends Day ini?

Rekomendasi Untuk Anda

Tak diketahui pasti siapa sebenarnya yang menciptakan National Girlfriends Day ini.

Dilansir nationaltoday.com, terdapat berbagai klaim tentang terciptanya National Girlfriends Day.

Namun, klaim terkuat tampaknya berasal dari seorang perempuan bernama Susan, pengelola sebuah situs mewah yang mengungkapkan bahwa ia yang menciptakan perayaan tersebut pada 2004.

Susan membuat perayaan National Girlfriends Day untuk memberi kesempatan bagi para sahabat untuk bisa saling mengungkapkan rasa terima kasih.

Baca juga: 50 Ucapan National Girlfriend Day, 1 Agustus 2024, Saatnya Kirim Pesan Romantis ke Pacar

Sementara itu sekitar tahun 1851, perempuan bernama Susan B Anthony dan Elizabeth Cady Stanton menjalin hubungan persahabatan yang kemudian membawa pada perubahan.

Keduanya diketahui sebagai pendiri gerakan hak-hak perempuan di Amerika Serikat dan menjadi pelopor yang memperjuangkan hak pilih bagi perempuan berkulit putih.

Pertemuan pertama kali mereka pada 1851 dan kemudian di tahun 1869 memutuskan membentuk National Woman Suffrage Association.

Mengutip dari calendarr.com, terdapat klaim lain dari Allie Savarino dan Sally Rodgers yang mengakui bahwa mereka yang menciptakan National Girlfriends Day pada 2006.

Mereka juga dahulu sempat membuat sebuah situs web bernama Sisterwoman.com.

Meski terdapat banyak sumber mengenai terciptanya National Girlfriends Day, tetap makna penting dari perayaan itu adalah untuk saling menunjukkan perasaan dan menghargai sesama sahabat perempuan.

(mg/Kirana Atsiila)

penulis adalah peserta magang dari Universitas Sebelas Maret (UNS).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas