Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Panggil Menteri Bahlil Lahadalia ke Istana, Ada Apa?

Jokowi dikabarkan memanggil Menteri Investasi Bahlil Lahadalia ke Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/8/2024) jelang sore.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Jokowi Panggil Menteri Bahlil Lahadalia ke Istana, Ada Apa?
Endrapta Pramudhiaz
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Jokowi dikabarkan memanggil Menteri Investasi Bahlil Lahadalia ke Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/8/2024) jelang sore.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin membenarkan hal itu.

"Tadi juga ada Pak Bahlil, tapi waktu pendek. Orang Korea ada di sini," kata Ngabalin dikutip dari Kompas.TV.

"Bahlil sama presiden masih ada di dalam," tambah Ngabalin.

Kendati begitu, belum diketahui apa tujuan Presiden Jokowi memanggil Bahlil Lahadalia.

Memang sebelumnya santer terdengar kabar Presiden Jokowi akan mereshuffle Arifin Tasrif dari jabatan Menteri ESDM.

Bahlil Lahadalia disebut-sebut sebagai penggantinya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menteri ESDM Dipanggil ke Istana

Di tengah isu reshuffle, Arifin justru berkunjung ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (31/7/2024).

Ia datang bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas beberapa hal.

Saat ditanya mengenai isu dirinya bakal turun dari kursi Menteri ESDM, ia hanya menjawab secara singkat untuk menunggu informasi selanjutnya.

"Ya tunggu saja," kata Arifin seusai rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta dikutip dari wartakotalive.com, Rabu.

Istana Membantah

Sebelumnya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno,   ikut angkat bicara perihal isu reshuffle tersebut.

Pratikno membantah dengan tegas mengenai isu penempatan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, sebagai Menteri ESDM yang baru.

“Itu tidak benar, tidak ada,” ujar Pratikno, Selasa.

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, juga ikut membantah mengenai isu perombakan Kabinet Indonesia Maju (KIM).

Ari menjelaskan kepada media bahwa belum ada rencana atau agenda perombakan menteri dari Jokowi.

Sumber: Kompas.TV/Warta Kota/Tribunnews.com

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas