Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KPU Respons Pernyataan Kapolri: Semua Pihak Didorong Waspadai Hoaks

KPU RI mengimbau seluruh pihak terkait untuk bekerja sama mencegah penyebaran hoaks pada Pilkada 2024. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in KPU Respons Pernyataan Kapolri: Semua Pihak Didorong Waspadai Hoaks
Tribunnews/Mario Sumampow
Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Mario Christian Sumampow 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengimbau seluruh pihak terkait untuk bekerja sama mencegah penyebaran hoaks pada Pilkada 2024. 

Ketua KPU RI, Mochammad Afifudin, menyatakan seluruh pihak perlu berperan dalam menjaga situasi tetap kondusif dan memastikan informasi yang beredar benar adanya.

Hal itu Afif sampaikan sekaligus sebagai bentuk respons KPU atas pernyataan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang menyebut hoaks di media sosial merupakan ancaman besar dalam Pilkada 2024. 

"Intinya semua pihak harus berperan, sama-sama menjaga situasi yang kondusif, situasi yang tidak aman, banyak informasi yang tidak benar," ujar Afif saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jumat (8/11/2024).

Afif menambahkan, KPU telah membentuk tim bersama dengan Kementerian Komunikasi Digital dan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk mengawasi dan menangkal hoaks. 

Salah satu fokusnya adalah meningkatkan literasi media di masyarakat, bekerja sama dengan LSM seperti Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo).

Rekomendasi Untuk Anda

"Kira ada tim bareng ya sama beberpaa instansi, Kominfo, ya itu antisipasi dan salah satu tantangannya literasi ya," tuturnya. 

"Kira juga sama temen-temen LSM kayak Mafindo, bikin semacam tim bareng gitu untuk memastikan bahwa informasi-informasi ini tidak banyak yang tidak benar, yang beredar, sehingga tidak memperkeruh situasi," tambah Afif. 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebut hoaks di media sosial merupakan ancaman besar dalam Pilkada 2024. 

Ia menyoroti tingginya interaksi di media sosial, di mana sekitar 29 persen mengandung konten negatif. 

“Berita hoaks harus menjadi poin penting yang diantisipasi, karena tidak semua masyarakat bisa membedakan informasi yang benar dan yang bohong," ujar Listyo dalam keterangan resminya, Kamis (7/11/2024).

Kapolri mengingatkan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) untuk siap menghadapi potensi gangguan akibat hoaks demi menjaga stabilitas selama Pilkada 2024.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas