Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si.
Kombes Artanto adalah Kabid Humas Polda Jateng yang menyampaikan informasi terkait kasus anggota Polrestabes Semarang menembak mati siswa SMK.
Penulis:
Rakli Almughni
Editor:
Siti Nurjannah Wulandari
TRIBUNNEWS.COM - Komisaris Besar Polisi atau Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si. adalah seorang perwira menengah (Pamen) di dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Di Polri, Kombes Artanto diamanahkan untuk bertugas di wilayah Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng).
Di Polda Jateng, Artanto mendapat kepercayaan untuk mengemban jabatan sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat atau Kabid Humas Polda Jateng.
Rekan satu letting Ferdy Sambo di Akademi Kepolisian (Akpol) ini sudah menjabat sebagai Kabid Humas Polda Jateng sejak Juni 2024.
Saat itu, Artanto menggantikan posisi yang sempat diemban oleh Kombes Pol. Satake Bayu.
Artanto sendiri sudah beberapa kali mengemban tugas jabatan sebagai Kabid Humas di Polda.
Ia tercatat pernah menduduki posisi jabatan sebagai Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kabid Humas Polda Kalimantan Timur (Kaltim).
Baca juga: Irjen Pol. Purn. Dr. Drs. H. Didi Haryono, S.H., M.H.
Pada 2021, Artanto pertama kali mengemban tugas menjadi Kabid Humas Polda NTB.
Saat itu pula, ia berhasil naik pangkat dari AKBP menjadi Kombes.
Setelah 2 tahun bertugas di NTB, Artanto kemudian dimutasi ke Polda Kaltim.
Ia masih mengemban tugas jabatan yang sama seperti di Polda NTB, yakni sebagai Kabid Humas.
Dalam kariernya di Polri, Kombes Artanto juga pernah bertugas di Timor Timur selama 4 tahun pada 1995 hingga 1999.
Semenjak itu, karier calon polisi jenderal bintang 1 ini makin meroket.
Pada 2011, Artanto ditugaskan menjadi Kapolsek Melabouh, Nangro Aceh Darussalam (NAD).
Baca juga: Jenderal Pol. Hor. Purn. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H.
Tak berselang lama, Artanto mendapat kepercayaan untuk mengisi kursi jabatan sebagai Kapolres Aceh Tengah.
Satu angkatan dengan Ferdy Sambo, Kombes Artanto adalah alumni lulusan Akpol tahun 1994.
Rekam jejak
Selama bertugas sebagai Kabid Humas Polda Jateng, Artanto memiliki rekam jejak yang cemerlang.
Pada September 2024, ia pernah menyampaikan informasi terkait dengan kasus seorang taruna Akpol Semarang menyerang seorang perwira pengasuhnya.
Artanto juga pernah mengusut kasus anggota Satresnarkoba Polrestabes Semarang, Aipda Robig Zaenudin, menembak mati siswa anggota paskibra SMK 4 Semarang, Gamma (17), pada November 2024.
Namun, informasi terkait dengan kasus yang disampaikan Kombes Artanto selaku pihak Polda Jateng tersebut dinilai janggal.
Kala itu, Artanto menyampaikan bahwa korban adalah pelaku tawuran antar geng di sekitar wilayah Simongan, Semarang Barat.
Baca juga: Irjen Pol. Purn. Drs. Johni Asadoma, S.I.K., M.Hum.
Dikatakannya, polisi berusaha melerai peristiwa tawuran itu dan terpaksa membela diri dengan menembakkan senjata api.
Setelah diusut tuntas, benar saja bahwa polisi yang menembak pelajar hingga tewas di Semarang, bukanlah karena membubarkan tawuran, melainkan karena jengkel sepeda motornya hampir bersenggolan dengan kendaraan korban.
Aipda Robig menembak Gamma karena salah satu dari tiga sepeda motor tersebut memakan jalannya.
Lalu, Aipda Robig mendahului rombongan dan menunggu para korban melewatinya.
Ketika berpapasan, Aipda Robig kemudian melepaskan tembakan.
Harta kekayaan
Kombes Artanto tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp2,3 miliar.
Harta Artanto tercatat di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca juga: Irjen Pol. Purn. Drs. Armia Fahmi, S.H., M.H.
Artanto terakhir kali melaporkan hartanya pada tanggal 15 Februari 2023.
Harta terbanyaknya berasal dari tanah dan bangunan yang ia miliki di wilayah Sleman senilai Rp1,5 miliar.
Berikut daftar lengkap rincian harta kekayaan milik Kombes Artanto.
I. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 1.500.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 150 m2/150 m2 di KAB / KOTA SLEMAN, HASIL SENDIRI Rp. 1.500.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 499.300.000
1. MOBIL, TOYOTA FORTUNER SUV Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp. 340.000.000
Baca juga: Kombes Pol. Aris Supriyono, S.I.K., M.Si.
2. MOTOR, HONDA VARIO SEPEDA MOTOR Tahun 2008, HASIL SENDIRI Rp. 7.000.000
3. LAINNYA, SEPEDA SEPEDA Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000
4. MOTOR, SUZUKI TRAIL Tahun 2003, HASIL SENDIRI Rp. 6.800.000
5. MOBIL, TOYOTA YARIS SEDAN Tahun 2015, HASIL SENDIRI Rp. 143.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 135.500.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 169.700.000
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 2.304.500.000
II. HUTANG Rp. ----
III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-III) Rp. 2.304.500.000
(Tribunnews.com/Rakli Almughni)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.