Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

MUI Banten Angkat Suara Soal Proyek Strategis Nasional PIK 2

Alwiyan juga menjelaskan bahwa PSN akan membuka lapangan pekerjaan di Banten yang akan bertambah sangat besar.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in MUI Banten Angkat Suara Soal Proyek Strategis Nasional PIK 2
Ist
Ketua MUI Banten Bidang Informasi dan Komunikasi serta kebudayaan Islam Alwiyan Qosid Syam’un. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua MUI Banten Bidang Informasi dan Komunikasi serta kebudayaan Islam Alwiyan Qosid Syam’un menilai Proyek Strategis Nasional (PSN) PIK 2, dibangun oleh swasta agar nilai manfaatnya lebih tinggi.

Menurutnya, hal ini menjadi pertimbangan MUI Banten untuk memberikan dukungan kepada PSN, karena memberikan manfaat yang sangat besar.

“Itu yang saya dapatkan dari penjelasan tadi dari Bappeda, jadi tidak betul kalau PSN itu merampas hak rakyat, karena PSN ini tujuannya baik dan memberikan manfaat yang besar,” ujar Alwiyan melalui keterangan tertulis, Jumat (10/1/2025).

Hal tersebut disampaikan Alwiyan pada acara Silaturahmi dan Tasyakuran MUI Provinsi Banten.

Alwiyan juga menjelaskan bahwa PSN akan membuka lapangan pekerjaan di Banten yang akan bertambah sangat besar, diperkirakan akan menyerap tenaga kerja 30.000 sampai 50.000 dari PSN.

"Bagi masyarakat di Banten membuka lapangan pekerjaan, anak nganggur kalau bisa diserap sekitar 30.000 atau 50.000. Artinya banyak orang yang kita selamatkan dari anggota kemiskinan. Ini perlu juga dipertimbangkan oleh kawan kawan semua untuk melepaskan egoisme untuk membangun empati kepada kawan-kawan kita yang nasibnya kurang beruntung," jelas Alwiyan.

Alwiyan juga menambahkan, bahwa program pemerintah seperti PSN itu baik, pasti MUI akan mendukung.

Rekomendasi Untuk Anda

"PSN didukung kenapa? mungkin selalu bicaranya maslahat, mendorong dan itu harus melalui suatu kajian yang mendalam dan prosedural, untuk menyimpulkan suatu pendapat," katanya.

Dalam acara silaturrahim yang dihadiri 600 peserta ini, MUI Banten membahas isu-isu kontemporer.

Acara ini juga dihadiri para tokoh Banten, diantaranya Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto, Pj Gubernur Banten A. Damenta, Komandan Korem (Danrem) 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Fierman Sjafirial Agustus, dan Kepala Bappeda Banten.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas