Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jubir PCO Prita Beberkan Alasan Program Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Pemerintah meluncurkan program MBG untuk ibu hamil dan menyusui adalah mengurangi malnutrisi.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Jubir PCO Prita Beberkan Alasan Program Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Rina Ayu
Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenen Republik Indonesia Prita Laura . 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, menyusui dan balita mulai dilaksanakan Jumat (10/1/2025).

Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenen Republik Indonesia (PCO) Prita Laura berharap melalui program ini kebutuhan mikronutrien pada ibu hamil dan menyusui bisa terpenuhi.

Ibu hamil yang mikronutriennya terpenuhi bisa terhindar dari berbagai permasalahan seputar kehamilan seperti anemia yang menjadi faktor risiko berat badan lahir rendah (BBLR), dan stunting.

Baca juga: 6 BUMN Sinergi Bagi Makan Bergizi Gratis untuk 280 Siswa SD di Bogor Jabar

"Di Indonesia itu, banyak mengalami triple burden salah satunya adalah kekurangan zat gizi mikro dengan anemia,  vitamin D yang kurang. Ini bisa dipenuhi dengan varian menu (makan bergizi)," ujar dia saat meninjau kegiatan MBG di Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2025).

Prita membeberkan, latar belakang atau alasan utama pemerintah meluncurkan program MBG untuk ibu hamil dan menyusui adalah mengurangi malnutrisi dan stunting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Gizi harian ibu hamil dan menyusui perlu dicukupi sesuai standar Angka Kecukupan Gizi (AKG).

MBG yang disalurkan dimasak berdasarkan acuan standar kebutuhan gizi pada ibu hamil dan menyusui, dimana dalam tiap SPPG memiliki ahli gizi sendiri.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk saat ini, sekali dalam sepekan MBG diberikan.

Ke depannya, MBG akan diberikan tiap hari kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Lewat posyandu ini, kita ingin memastikan MBG diterima anak sejak mereka berada di masa golden age, agar terhindar dari ancaman stunting, obesitas, dan dampak malnutrisi lainnya,” ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas