Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Syarat Sah Puasa Ramadhan, Niat hingga Berakal

Simak apa saja yang menjadi syarat sah puasa Ramadhan, mulai dari niat hingga berakal.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nurkhasanah
Editor: Suci BangunDS
zoom-in Syarat Sah Puasa Ramadhan, Niat hingga Berakal
Freepik
SYARAT SAH PUASA - Ilustrasi puasa diambil dari Freepik pada Jumat (25/2/2025). Simak apa saja yang menjadi syarat sah puasa Ramadhan, mulai dari niat hingga berakal. 

TRIBUNNEWS.COM - Puasa merupakan ibadah yang wajib dijalankan oleh umat Islam di bulan suci Ramadhan. 

Seorang muslim wajib menunaikan ibadah puasa Ramadhan jika sudah baligh dan berakal sehat. 

Selain syarat wajib, terdapat pula syarat sah puasa

Syarat sah puasa merupakan ketentuan yang harus dipenuhi oleh umat Islam agar keabsahan puasanya dapat diterima oleh Allah SWT.

Lantas, apa saja syarat sah puasa?

Syarat Sah Puasa

Mengutip laman baznas.go.id, berikut ini syarat puasa yang dijalankan seorang muslim dikatakan sah:

1. Niat 

Rekomendasi Untuk Anda

Niat merupakan kunci utama dalam menjalankan puasa. 

Seorang muslim harus memiliki niat yang jelas dan murni untuk melaksanakan puasa sebelum fajar menjelang. 

Niat tersebut harus ditujukan secara eksklusif untuk ibadah puasa Ramadhan atau puasa sunnah lainnya.

Niat juga menjadi pembeda antara ibadah puasa dengan kebiasaan menahan makan dan minum. 

Baca juga: Doa Sahur dan Buka Puasa Ramadhan dalam Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Tanpa niat, puasa yang dilakukan tidak akan sah dan tidak mendapat pahala.

2. Beragama Islam

Islam merupakan agama yang mengajarkan umatnya untuk menjalankan ibadah puasa, sehingga beragama Islam menjadi salah satu syarat sahnya puasa. 

Sebab, puasa merupakan salah satu rukun Islam.

3. Baligh

Baligh merupakan salah satu syarat wajib puasa. 

Baligh artinya sudah sampai umur untuk dikenakan kewajiban menjalankan syariat Islam. 

Batasan umur baligh bagi laki-laki adalah ketika sudah keluar air mani (bermimpi basah), sedangkan bagi perempuan adalah ketika sudah mengalami haid.

4. Berakal

Berakal juga merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh orang yang berpuasa jika ingin puasanya sah. 

Artinya, orang yang berpuasa harus memiliki akal yang sehat dan tidak mengalami gangguan jiwa.

5. Mampu

Mampu berarti orang yang menjalankan ibadah puasa harus sehat jasmani dan rohani. 

Orang yang menjalankan puasa tidak sakit dan tidak melakukan perjalanan jauh atau musafir. 

Apabila umat muslim tengah sakit atau melakukan perjalanan jauh, maka keduanya diperbolehkan untuk tidak berpuasa. 

Namun, umat muslim diwajibkan mengganti di lain waktu, sebelum bulan Ramadhan kembali datang.

6. Suci dari Haid dan Nifas

Syarat suci dari haid dan nifas ini berlaku bagi wanita. 

Wanita yang sedang haid atau nifas boleh tidak berpuasa, namun wajib menggantinya di hari lain setelah bulan Ramadhan. 

(Tribunnews.com/Nurkhasanah)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas