Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Peringati Hari Perempuan Internasional, Unsur Sipil Gelar Aksi Damai Tolak Monopoli Hukum

Ketua Komite Nasional Perempuan Republik Indonesia (KNPRI) Mery Samiri dalam orasinya menyoroti sejumlah kasus hukum yang ditangani Kejaksaan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Peringati Hari Perempuan Internasional, Unsur Sipil Gelar Aksi Damai Tolak Monopoli Hukum
Istimewa
HARI PEREMPUAN INTERNASIONAL - Ratusan wanita dari berbagai elemen menggelar aksi damai memperingati Hari Perempuan Internasional di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (8/3/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ratusan wanita dari berbagai elemen menggelar aksi damai memperingati Hari Perempuan Internasional di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (8/3/2025).

Mereka melakukan aksi longmarch dari Sarinah menuju kawasan Patung Kuda dengan membawa berbagai macam spanduk kritikan untuk Kejaksaan Agung (Kejagung) RI

Ketua Komite Nasional Perempuan Republik Indonesia (KNPRI) Mery Samiri dalam orasinya, menilai kinerja kejaksaan agung masih belum optimal. 

Menurutnya, lembaga yang dipimpin Jaksa Agung ST Burhanuddin itu masih tebang pilih dalam penanganan kasus seperti korupsi Pertamina.

"Hari ini adalah womens day kami dari koalisi perempuan Indonesia terkhusus kasus di Kejagung di mana mereka tebang pilih untuk kasus hukum setelah didapat itu cuman kamuflase doang seperti korupsi Rp 360 triliun di tahan cuman enam tahun," kata Mery dalaml keterangannya.

Dia juga menyebutkan imunitas kejaksaan, monopoli hukum dan banyaknya makelar kasus di lembaga itu menambah catatan buruk Kejaksaan Agung

"Kalau kami enggak teriak atau  tidak bicara, kasus oplosan Pertamina tidak cukup ditangkap cuman keroconya saja tanpa atasannya tau," lanjutnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jaksa Agung harus mengusut tuntas dari atas sampai ke bawah. Banyak mafia hukum, karena supremasi hukum sudah ditunggangi," pungkas Mery.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas