Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rekaman CCTV Jadi Kunci Usut Kasus Teror Tempo

Kasus teror di Tempo semakin serius, Polri sudah kantongi rekaman CCTV terkait paket kepala babi dan bangkai tikus untuk Tempo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rekaman CCTV Jadi Kunci Usut Kasus Teror Tempo
Tribunnews.com/ Reynas Abdila
TEROR KEPALA BABI - Situasi kantor Tempo usai mendapat teror kepala babi yang dialamatkan kepada jurnalis inisial FCR, Jumat (21/3/2025). Pihak kepolisian disebut sudah melakukan cek TKP perihal aksi teror tersebut. 

TRIBUNNEWS.com - Bareskrim Polri telah mengantongi rekaman CCTV dari kantor Tempo di Grogol, Jakarta Selatan, terkait teror pengiriman kepala babi dan bangkai tikus.

Dalam pernyataannya, Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, mengungkapkan bahwa pihaknya kini berfokus untuk mencari satu orang terduga pelaku setelah menganalisa rekaman tersebut.

Djuhandhani menjelaskan bahwa tim penyidik telah menerima hasil rekaman CCTV dan saat ini melakukan analisis video dengan mengutamakan pencarian terhadap satu orang terduga pelaku yang belum teridentifikasi.

"Tim sudah menerima hasil rekaman CCTV Gedung Tempo di Grogol Jakarta Selatan. Selanjutnya, tim melakukan analisis video," ujarnya pada Minggu, 23 Maret 2025.

Bareskrim Polri juga telah mendata sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

Djuhandhani menekankan bahwa langkah-langkah ini dilakukan sesuai instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus teror terhadap Tempo.

Desakan dari Dewan Pers

Ketua Komisi Hukum Dewan Pers, Arif Zulkifli, mendesak agar kasus teror ini diusut tuntas.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menegaskan pentingnya keseriusan pihak kepolisian dalam menangani kasus ini, tanpa memandang siapa pelakunya, termasuk jika berasal dari institusi pemerintahan.

"Kepolisian Negara Republik Indonesia harus serius mengusut kasus ini, siapapun pelakunya, negara atau bukan negara, institusi atau bukan institusi," tegas Arif dalam konferensi pers yang diadakan oleh Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) secara daring pada Minggu.

Arif menambahkan bahwa ia telah berkomunikasi dengan pimpinan Polri untuk memastikan kasus teror terhadap Tempo disikapi dengan serius.

"Saya sudah berkomunikasi dengan pimpinan Polri dan meminta agar kasus ini diperhatikan," pungkasnya.

Kantor Tempo sebelumnya telah menerima dua paket teror.

Paket pertama, yang berisi kepala babi, dikirim pada Rabu, 19 Maret 2025, kepada jurnalis Franscisca Christy Rosana alias Cica.

Paket tersebut diterima Cica setelah selesai melaksanakan tugas liputan, Kamis, 20 Maret 2025.

Paket kedua, berisi enam bangkai tikus yang kepalanya sudah terpenggal, diterima pada Sabtu, 22 Maret 2025.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas