Tata Cara Sholat Idul Fitri dan Bacaannya
Sholat Idul Fitri dilaksanakan pada pagi hari, tepatnya setelah matahari terbit hingga sebelum waktu zuhur. Berikut tata cara sholat Idul Fitri.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Tiara Shelavie
TRIBUNNEWS.COM - Sholat Idul Fitri dilaksanakan pada hari pertama bulan Syawal, setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Sholat Idul Fitri dilaksanakan pada pagi hari, tepatnya setelah matahari terbit hingga sebelum waktu zuhur.
Pada umumnya, sholat Idul Fitri dilaksanakan di lapangan terbuka, masjid besar, atau tempat-tempat lain yang dapat menampung jamaah dalam jumlah besar.
Berikut adalah tata cara sholat Idul Fitri dan bacaannya:
1. Pertama adalah niat shalat Idul Fitri di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram (membaca Allâhu akbar), dan disunnahkan untuk melafalkan niat sebelumnya.
Berikut lafal niatnya,
أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا إِمَامًا) لِلَّهِ تَعَالَى
Ushallî sunnatan li 'îdil fithri rak'ataini ma'mûman (jika jadi imam pakai "imaman") lillâhi ta'âlâ
Artinya: "Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala."
Baca juga: Twibbon Menyambut Hari Raya Idul Fitri 2025, Cocok Dibagikan ke Media Sosial
2. Membaca doa ifititah, kemudian disunnahkan untuk tabir sebanyak tujuh kali.
Di sela-sela tiap takbir dianjurkan untuk membaca lafal berikut,
اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا ، وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Allâhu akbar kabîran, wal hamdulillâhi katsîran, wa subhânallâhi bukratan wa ashîla
Artinya: "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang."
Atau bisa juga lafal ini,
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Subhanallâhi wal hamdulillâhi wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar."
3. Membaca surat Al-Fatihah. Setelah itu disunnahkan untuk membaca surat Al-A'la, lalu dilanjut ke ruku', sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.
4. Setelah takbir untuk berdiri rakaat kedua, disunnahkan untuk takbir sebanyak lima kali seperti takbir pada rakaat pertama. Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan dianjurkan membaca surat Al-Ghasiyah.
Lalu lanjut ke ruku', sujud, dan seterusnya hingga salam.
5. Selesai salam, jamaah dianjurkan untuk mendengarkan khutbah yang disampaikan khatib terlebih dulu, jangan dulu beranjak dari tempat.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.