Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prabowo Sedih Polisi Sering Jadi Sasaran Caci Maki Masyarakat

Prabowo merasa sedih anggota polisi dicaci maki, padahal mereka kerja keras.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Prabowo Sedih Polisi Sering Jadi Sasaran Caci Maki Masyarakat
Foto Tangkapan Layar
SARASEHAN EKONOMI - Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan pada acara Sarasehan Ekonomi di Menara Mandiri, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2025). /Youtube: Sekretariat Presiden 

TRIBUNNEWS.COM JAKARTA - Presiden Republik Indonesia RI Prabowo Subianto sedih anggota kepolisian sering menjadi sasaran caci maki dari masyarakat.

Padahal, anggota Korps Bhayangkara itu, dianggap bekerja keras.

Mulanya, mantan Menteri Pertahanan RI tersebut membahas mengenai arus mudik Lebaran yang dianggapnya sudah berjalan lancar.

Hal tersebut berkat kerja sama semua pihak, termasuk anggota kepolisian.

Namun, Presiden Prabowo mengaku pihaknya justru miris dengan citra kepolisian yang sering menjadi sasaran caci maki dari masyarakat.

Menurutnya, anggota polisi sudah bekerja keras mengatur lalu lintas selama ini.

"Para polisi yang sering dicaci maki sering disalah-salahkan, padahal mereka diterik siang matahari tanpa kita sadar mereka bekerja keras menjaga kita mengatur lalu lintas," ujar Prabowo dalam sambutannya pada acara Sarasehan Ekonomi di Menara Mandiri, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Karena itu, mantan Danjen Kopassus itu menyebut pihaknya memberikan penghargaan yang besar kepada anggota kepolisian.

Sebab, mereka sudah bekerja keras mengawal lalu lintas Lebaran.

Presiden pun meminta masyarakat juga turut memberikan apresiasi kepada Polri.

Dia meminta masyarakat tidak terus-menerus mengingat setiap kesalahan oknum polisi dalam kasus tertentu.

"Jadi ini saya pakai kesempatan ini untuk menyampaikan penghargaan.

Karena kadang-kadang kalau orang berbuat baik tidak pernah diucapkan terima kasih dan tidak pernah diingat.

Kalau berbuat salah, tidak pernah dilupakan yang salah diingat-ingat terus, yang baik gak mau dikomentari," pungkasnya.

 

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas