Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Update Operasi Ketupat 2025, Polri Catat 145 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas

Volume kendaraan yang keluar dan masuk Jakarta melalui beberapa gerbang tol utama menunjukkan pergerakan signifikan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Update Operasi Ketupat 2025, Polri Catat 145 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas
KOMPAS.COM/FARID
MUDIK LEBARAN - Situasi mudik di Tol Cikampek arah Palimanan sejak Kamis (27/3/2025) lalu. Volume kendaraan yang keluar dan masuk Jakarta melalui beberapa gerbang tol utama menunjukkan pergerakan signifikan usai lebaran. Hal itu diungkapkan Jubir Sa 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Operasi Ketupat 2025 memasuki hari ke-16.

Dari data yang dihimpun, volume kendaraan yang keluar dan masuk Jakarta melalui beberapa gerbang tol utama menunjukkan pergerakan signifikan.

Hal itu diungkapkan Jubir Satgas Humas Operasi Ketupat Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan dalam keterangannya, Selasa (8/4/2025).

Kendaraan Gerbang Tol Cikampek Utama arah Tol Trans Jawa, tercatat sebanyak 57.483 kendaraan keluar dari Jakarta.

Sementara kendaraan yang masuk hanya 14.100 unit. 

Di Gerbang Tol Cikupa arah Merak, sebanyak 52.464 kendaraan tercatat keluar.

Rekomendasi Untuk Anda

Sedangkan yang masuk lebih tinggi yakni 67.867 kendaraan. 

Dari arah Bogor melalui Gerbang Tol Ciawi, jumlah kendaraan keluar tercatat 29.977 unit dan yang masuk 28.668 unit. 

Di jalur Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama, kendaraan yang keluar dari Jakarta sebanyak 30.563 unit, sedangkan yang masuk tercatat 25.061 unit.

"Dari sisi keamanan dan keselamatan lalu lintas, tercatat sebanyak 145 kasus kecelakaan lalu lintas pada hari yang sama," ucap Kombes Jansen.

Adapun di wilayah delapan Polda prioritas, terdapat tujuh korban meninggal dunia, 18 orang luka berat, dan 218 orang luka ringan, dengan total kerugian materiil mencapai Rp180.100.000. 

Sementara itu, di wilayah 28 Polda lainnya, terdapat 17 korban meninggal dunia, 36 korban luka berat, dan 152 korban luka ringan, dengan total kerugian materiil sebesar Rp308.950.000. 

“Mendukung kelancaran arus lalu lintas selama periode arus balik, berbagai rekayasa lalu lintas masih diberlakukan di sejumlah titik,“ imbuhnya.

Sejalan dengan kebijakan pengaturan lalu lintas, pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas masih diberlakukan hingga 8 April 2025. 

Kendaraan jenis ini dilarang beroperasi, kecuali untuk kendaraan logistik yang mengangkut kebutuhan pokok, ternak, uang, dan hantaran khusus. 

 

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas