Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Anggota DPR Dukung Tes Kejiwaan Dokter Secara Berkala, Minimal Setiap 6 Bulan 

Komisi IX DPR mendukung upaya pemerintah untuk melakukan tes kejiwaan terhadap seluruh dokter secara berkala.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Anggota DPR Dukung Tes Kejiwaan Dokter Secara Berkala, Minimal Setiap 6 Bulan 
Istimewa
TES KEJIWAAN DOKTER - Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago. Komisi IX DPR mendukung upaya pemerintah untuk melakukan tes kejiwaan terhadap seluruh dokter secara berkala. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago mengatakan, pemerintah melalui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin akan melakukan tes kejiwaan terhadap seluruh dokter secara berkala.

Hal ini disampaikan Irma pada sela-sela rapat kerja dengan Kementerian Kesehatan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Baca juga: Dokter yang Diduga Lecehkan Pasien RS Persada Malang Akhirnya Muncul, Diperiksa Polisi

Irma menuturkan, tes kejiwaan ini dilakukan setelah banyaknya kasus asusila maupun perundungan yang melibatkan dokter belakangan ini.

"Tadi juga sudah disampaikan oleh Pak Menteri bahwa Menteri Kesehatan ya dari pemerintah sudah menyampaikan kepada kami di Komisi IX, meminta dukungan kami di Komisi IX agar Kementerian Kesehatan diperbolehkan atau mewajibkan adanya pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan kejiwaan secara berkala," kata Irma.

Irma menegaskan, tes kejiwaan terhadap dokter penting dilakukan, minimal sekali dalam enam bulan.

"Minimal (setiap) 6 bulan, seluruh dokter harus diperiksa, harus melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk soal psikologi mereka," ujar legislator Partai NasDem ini.

Irma menambahkan, kebijakan serupa telah menjadi standar di berbagai negara lain, namun belum diterapkan di Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Karena itu yang dilakukan oleh seluruh pendidikan kedokteran di dunia. Hanya Indonesia yang tidak melakukan itu. Itu yang salah satu jalan keluarnya," ucap Irma.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas