Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Presiden Prabowo Hadir di Monas, Buruh Langsung Bergemuruh Teriakkan Namanya

Prabowo hadir ditemani Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indrawijaya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Presiden Partai Buruh Said Iqbal

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Erik S
zoom-in Presiden Prabowo Hadir di Monas, Buruh Langsung Bergemuruh Teriakkan Namanya
Tribunnews/Danang Triatmojo
HARI BURUH - Presiden Prabowo Subianto hadir di tengah ribuan buruh, di kawasan Monas di Jakarta Pusat untuk mengikuti peringatan Hari Buruh se-dunia, Kamis (1/5/2025) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ribuan buruh terus berdatangan memadati kawasan Monas di Jakarta Pusat untuk mengikuti peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional, Kamis (1/5/2025). 

Jalan Medan Merdeka Selatan misalnya, dipadati dengan kendaraan - kendaraan bermotor buruh yang parkir di pinggir jalan. 

Pengamanan juga terlihat disiagakan pada gedung - gedung pemerintahan. Kawasan Gedung DPRD DKI Jakarta dan Balai Kota banyak dijaga aparat keamanan gabungan mulai dari Satpol PP, Kepolisian hingga TNI. 

Baca juga: Mensesneg Pastikan Pemerintah Tindak Lanjuti Tuntutan Buruh Hari Ini

Sementara pada area kawasan Monas, tepatnya untuk akses mendekati panggung utama, pasukan pengamanan presiden (paspampres) mendirikan gerbang deteksi metal dan memeriksa setiap orang yang memasuki pintu masuknya.

Presiden Prabowo Subianto hadir di panggung utama Hari Buruh Internasional sekitar pukul 10.00 WIB dan dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan ribuan buruh yang hadir.

Prabowo hadir ditemani Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indrawijaya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Presiden Partai Buruh Said Iqbal, Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat, Presiden KSBSI Ely Rosita Silaban, dan Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Saat Prabowo hadir, para buruh langsung menggaungkan namanya. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Prabowo, Prabowo, Prabowo," gemuruh buruh.  

Sementara serikat pekerja membawa beberapa tuntutan kepada pemerintah diantaranya, meminta pemerintah menyempurnakan UU Ketenagakerjaan khususnya penghapusan outsourcing yang bukan pada tempatnya, memperbaiki pesangon, upah layak serta pengakuan terhadap keberadaan pengemudi ojek daring.

Baca juga: Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Peringatan May Day, Buruh Padati Kawasan Monas

Kemudian meminta pemerintah segera menerbitkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, meratifikasi Konvensi ILO 188 tentang Perlindungan Pekerja Perikanan Tangkap, dan segera membentuk Satgas PHK sebagai antisipasi dinamika ekonomi global yang tidak menentu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas