Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Korlantas Polri Bantu Usut Penyebab Kecelakaan Maut di Padang, Bakal Kirim Tim TAA

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan membantu mengusut penyebab kecelakaan bus maut di Padang, Sumatera Barat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Korlantas Polri Bantu Usut Penyebab Kecelakaan Maut di Padang, Bakal Kirim Tim TAA
Kolase Tribunnews
TURUNKAN TIM - Kecelakaan tunggal bus ALS nomor bodi 285 jurusan Medan-Bekasi di Padang Panjang, Sumatera Barat, Selasa pagi pukul 08.15 WIB, 6 Mei 2025. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan membantu mengusut penyebab kecelakaan bus maut di Padang, Sumatera Barat.

Salah satunya dengan mengirimkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) yang akan diberangkatkan pada Rabu (7/6) untuk membantu pelaksanaan olah TKP.

"Korlantas pasti akan backup untuk TAA kemudian Jasa Raharja untuk asuransi. Rencananya hari ini, cuma tidak ada pesawat untuk berangkat, tidak sempat. Jadi besok pagi baru berangkat," kata Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Faizal saat dihubungi, Selasa (6/5/2025).

Faizal mengatakan saat ini juga sudah memberikan arahan kepada jajaran Ditlantas Polda Sumatera Barat untuk penanganan di lokasi serta pengevakuasian para korban. 

"Kami sudah memberikan arahan untuk teman-teman di padang agar segera di lakukan evakuasi, bawa korban ke rumah sakit, mengevakuasi kendaraan serta beritahu keluarga korban," tuturnya. 

Untuk informasi, Kecelakaan maut yang melibatkan sebuah satu unit bus Antar Lintas Sumatera (ALS) terjadi di Bukit Surungan, Kota Padang Panjang, Sumatra Barat (Sumbar), pada Selasa (6/5/2025) pagi.

Data terakhir, ada sebanyak 12 orang dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 08.30 ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Gagal fungsi pengereman atau rem blong diduga menjadi penyebab kecelakaan maut tersebut.

"Telah terjadi laka lantas satu unit bus ALS yang diduga mengalami gagal fungsi pengereman," kata personel Satlantas Polres Padang Panjang, Brigadir Yudha, Selasa, dilansir TribunPadang.com.

Akibat kejadian ini, arus lalu lintas tersendat di lokasi karena proses evakuasi.

Arus lalu lintas di tempat kejadian perkara (TKP) pun dialihkan dari kedua arah.

"Untuk sementara arus lalu lintas dialihkan. Kendaraan yang datang dari arah Bukittinggi menuju Padang, sampai di Terminal akan diarahkan ke dalam kota," ungkap Yudha.

"Begitupun arah sebaliknya, kendaraan dari Padang menuju Bukittinggi bisa lewat masuk ke dalam kota," sambungnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas