Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pengusaha Asal Korea Selatan Temui Presiden Prabowo di Istana, Ini yang Dibahas

Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Chairman of Daewoo Engineering & Construction, Jung Wonju, asal Korea Selatan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Pengusaha Asal Korea Selatan Temui Presiden Prabowo di Istana, Ini yang Dibahas
/Sekretariat Presiden
PRESIDEN RI - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Jakarta, Rabu malam (14/5/2025). Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Chairman of Daewoo Engineering & Construction, Jung Wonju, asal Korea Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Chairman of Daewoo Engineering & Construction, Jung Wonju.

Pengusaha asal Korea Selatan itu menemui langsung Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/5/2025).

Kedatangan mereka untuk membahas sejumlah peluang kerja sama investasi antara Indonesia dan Korea Selatan. Di antaranya sektor minyak dan gas (migas), perumahan, serta bidang strategis lainnya.

Direktur Pengembangan Bisnis Rajawali Holdings, Rauf Diah, mengatakan bahwa diskusi masih dalam tahap awal dan belum menyentuh proyek-proyek spesifik.

“Topiknya seputar peluang investasi. Cukup luas cakupannya, mulai dari migas, perumahan, hingga sektor lainnya,” kata Rauf.

Baca juga: Suami Najwa Shihab Meninggal Dunia, Presiden Prabowo Beri Karangan Bunga Ucapan Duka Cita

Ia menyebut Presiden Prabowo memberikan respons positif terhadap komitmen investasi yang disampaikan pihak Daewoo.

“Respons Presiden sangat baik karena prinsipnya terbuka untuk semua pihak. Tadi juga sempat disinggung bahwa pemerintah telah membahas banyak hal serupa dengan investor dari Jepang dan Tiongkok,” ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam pertemuan tersebut, nama entitas Danantara juga sempat disebut.

Baca juga: PM Australia Merasa Sangat Terhormat Ditemui Presiden Prabowo di Hotelnya

Namun, Rauf menegaskan bahwa tidak ada arahan khusus dari Presiden terkait perusahaan tersebut.

“Tidak ada permintaan khusus. Diskusi masih sangat umum dan penjajakan awal,” ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas