Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prabowo, Gibran, dan Megawati Bertemu, Golkar: Menghadirkan Atmosfer Positif

Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengomentari momen pertemuan antara Prabowo, Gibran, dan Megawati dalam peringatan Hari Lahir Pancasila.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Prabowo, Gibran, dan Megawati Bertemu, Golkar: Menghadirkan Atmosfer Positif
Tangkap layar YouTube/Sekretariat Presiden via Kompas.com
GIBRAN PRABOWO MEGA - Momen ketika Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka berjalan sendirian di belakang Presiden RI Prabowo Subaianto yang melangkah berdampingan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Gedung Pancasila, Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin (2/6/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengomentari momen pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

Menurut Sarmuji, pertemuan antaranya Prabowo, Gibran, dan Megawati menghadirkan suasana yang positif.

Sebagaimana diketahui, ketiganya bertemu untuk mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila yang terletak di Kementerian Luar Negeri RI Jakarta, Senin (2/6/2025) pagi.

"Pertemuan ini menurut saya menghadirkan suasana atmosfer yang positif, kalau istilah anak muda sekarang vibes-nya itu positif bangetlah," ucap Sarmuji dalam acara Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV, Selasa (3/6/2025).

Ia menilai, jika pertemuan semacam itu bisa dirancang untuk mempertemukan seluruh tokoh elite bangsa, maka akan sangat baik.

Bahkan, jika mereka bertemu karena Hari Pancasila, kelakar Sarmuji, peringatan Hari Pancasilanya bisa diulang supaya ketiganya bertemu dan makin kompak.

"Dan kalau perlu tokoh-tokohnya diperluas, artinya bukan hanya Ibu Megawati dengan Pak Prabowo yang sebenarnya juga memang tidak ada masalah dalam secara politik, dengan Mas Gibran mungkin sedikit ada ya inilah ada kendala-kendala psikologis." 

Rekomendasi Untuk Anda

"Tapi kemarin sudah tampak cair bagaimana kalau diusahakan pertemuan reuni mantan-mantan presiden yang pernah memimpin republik ini, ada Pak SBY, ada Pak Jokowi, ada Ibu Mega, ada Presiden (Prabowo) yang sekarang menjabat ngobrol yang enak vibes-nya pasti akan lebih positif lagi untuk Indonesia," ungkapnya.

Sebelumnya, suasana hangat dan penuh keakraban tampak menyelimuti Gedung Pancasila jelang dimulainya upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta pada Senin pagi.

Prabowo Subianto terlihat berbincang akrab dengan Megawati Soekarnoputri dalam sebuah momen yang mencuri perhatian.

Keduanya duduk saling berhadapan di sebuah meja oval panjang, ditemani sejumlah tokoh penting negara. 

Baca juga: Komnas HAM Tanggapi Pernyataan Prabowo soal Ancaman Adu Domba Lewat LSM yang Dibiayai Asing

Di sisi kanan Prabowo tampak Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Sementara itu, di sisi kirinya, tampak ada sosok Gibran Rakabuming Raka.

Kemudian, Megawati hadir dengan balutan kemeja putih lengan panjang, duduk bersebelahan dengan Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno. 

Tak lama kemudian, Prabowo bahkan sempat berpindah tempat duduk, mendekat dan duduk tepat di sebelah Megawati.

Prasetyo Hadi tampak ikut dalam perbincangan, menunduk setengah jongkok di antara keduanya untuk menyimak obrolan hangat tersebut. 

Momen-momen informal ini terjadi hanya beberapa saat sebelum upacara dimulai yang tahun ini mengusung tema 'Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya'.

Menjelang pelaksanaan upacara, Megawati juga terlihat berada di sisi belakang Prabowo, diapit oleh Gibran saat mereka berjalan bersama menuju mimbar kehormatan.

Komentar PKB

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Daniel Johan memuji Prabowo yang mempertemukan Gibran dengan Megawati.

Menurutnya, sudah sangat tepat Prabowo mengkondisikan pertemuan antara Gibran dan Megawati di peringatan Hari Lahir Pancasila.

"Yang canggih sepertinya Pak Presiden Prabowo, yang mengkondisikan acara dan pertemuan di momen yang tepat Hari Lahir Pancasila," kata Daniel kepada wartawan, Selasa.

Selain itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu juga menilai wajar Gibran menyapa Megawati dan para tokoh senior lainnya.

"Karena selain memang paling muda, tapi juga menunjukkan kepekaan etika terhadap yang lebih senior," ujar Daniel.

Soal pertemuan lanjutan antara Gibran dan Megawati, Daniel tak bicara banyak.

Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Gibran dan Megawati.

(Tribunnews.com/Deni/Reza)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas