Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Turunkan Stunting hingga 14 Persen, Pakar: Target Ambisius, Tapi Bisa Tercapai Asal Konsisten

Pemerintah menargetkan angka stunting turun menjadi 14 persen pada tahun 2029. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Turunkan Stunting hingga 14 Persen, Pakar: Target Ambisius, Tapi Bisa Tercapai Asal Konsisten
Sumber: Freepik
Upaya menurunkan prevalensi stunting tidak terlepas dari peran orang tua dalam memenuhi kebutuhan asupan nutrisi anak selama periode emas tumbuh kembangnya. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah menargetkan angka stunting turun menjadi 14 persen pada tahun 2029. 

Terkait hal ini, pakar kesehatan global Dicky Budiman mengungkapkan jika target ini dinilai ambisius. 

Namun target ini dinilai tetap realistis jika ada konsistensi kebijakan lintas sektor dan lintas pemerintahan.

Baca juga: 6 Provinsi Sumbang 50 Persen Kasus Stunting di Indonesia, Ada Jabar, Jateng, Jatim, dan Banten

“Ini adalah target ambisius tapi bisa saja dapat dicapai dengan catatan, catatan kritis,” ungkap Dicky pada Tribunnews, Jumat (6/6/2025). 

Ia menegaskan bahwa transisi kepemimpinan dan dinamika politik tidak boleh menghentikan program penanganan stunting

Investasi berkelanjutan pada gizi, sanitasi, dan pendidikan perempuan harus tetap dijaga.

Rekomendasi Untuk Anda

Prof Dicky juga menyoroti pentingnya penguatan data dan pelibatan masyarakat. 

“Penguatan validasi dan digitalisasi ini menjadi sangat amat penting,” katanya.

Tak hanya itu, peran sektor swasta pun dinilai masih minim. 

Padahal, menurutnya, perusahaan bisa ikut berkontribusi dalam penyediaan pangan bergizi dan kampanye sanitasi.

“Public-private partnership ataupun Corporate Social Responsibility (CSR) ini menjadi hal yang harus dimanfaatkan optimal,” kata Dicky.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan pentingnya fokus pada seribu hari pertama kehidupan. 

Serta, pendekatan wilayah prioritas untuk memastikan upaya penanganan stunting lebih tepat sasaran.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas