Partai Demokrat Serukan Perdamaian Iran dan Israel
Herman Khaeron turut merespons konflik yang terjadi antara Iran dengan Israel yang melibatkan Amerika Serikat.
Penulis:
Rizki Sandi Saputra
Editor:
Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekertaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron turut merespons konflik yang terjadi antara Iran dengan Israel yang melibatkan Amerika Serikat (AS).
Kata Khaeron, sejatinya Demokrat secara khusus dan umumnya masyarakat Indonesia menginginkan terwujudnya perdamaian dari ketiga negara tersebut.
"Ya kuncinya tadi bagi Indonesia ya membuka jalan damai. Saya Kira itulah menurut saya yang paling tepat di era modern ini karena kalau berpikir perang kan seperti zaman dahulu kala gitu ya," kata Khaeron saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Rabu (25/6/2025).
Khaeron juga menilai konflik peperangan yang terjadi di Timur Tengah tersebut sudah tidak lagi relevan dengan era masa kini.
Menurut dia, di era modern saat ini seharusnya setiap pihak bekerjasama dalam upaya membangun peradaban dunia yang semakin baik dengan saling mendukung.
"Sekarang sudah zamannya bagaimana sebetulnya kita membangun dunia yang lebih damai, dunia yang saling mengisi, dunia yang saling memberi dukungan kesejahteraan dan tentu dunia yang bisa menjaga kelanggengan bumi. Supaya ya kita bumi terjaga sampai kapanpun," kata dia.
Terhadap sikap pemerintah, Khaeron menyatakan pihaknya sepakat kalau Indonesia pada posisi mendorong terjadinya perdamaian.
Anggota Komisi VI DPR RI tersebut lantas berharap agar apa yang terjadi saat ini tidak membuat kondisi dunia makin gaduh ke depannya.
"Sudah bagus ya kita sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Presiden Prabowo, bahwa ya bagi Indonesia kita membuka jalan damai. Saya kira memang ini yang harus ditempuh gitu ya," kata dia.
"Dan ya dunia ke depan ya harus damai. Kalau terus begini kan juga masalah ini kan timbul sebetulnya, semestinya ini ada mediasi yang bisa mendamaikan itu," tandas Khaeron.
Baca tanpa iklan