Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Doa Buka Puasa Asyura 10 Muharram dalam Arab, Latin dan Artinya

Bacaan doa buka puasa Asyura 10 Muharram 2025 dalam arab, latin dan artinya untuk waktu buka puasa setelah adzan maghrib berkumandang.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Doa Buka Puasa Asyura 10 Muharram dalam Arab, Latin dan Artinya
Canva/Tribunnews.com
DOA BUKA PUASA - Desain grafis Doa Buka Puasa Asyura 10 Muharram dalam Arab, Latin dan Artinya dibuat dengan Canva, Minggu (6/7/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Bacaan doa buka puasa Asyura 10 Muharram 2025 dalam arab, latin dan artinya.

Hari ini, Minggu (6/7/2025) sejumlah umat Islam menunaikan puasa Asyura, puasa sunnah yang bertepatan dengan tanggal 10 Muharram 2025.

Nabi Muhammad SAW biasanya menjalankan puasa Asyura pada 10 Muharram dan memerintahkan umatnya melakukan hal serupa.

Keutamaan menunaikan amalan puasa Asyura 10 Muharram 2025 yakni dapat menghapus dosa selama setahun.

Sama seperti menjalankan puasa di bulan Ramadhan, puasa Asyura 10 Muharram 2025 berakhir saat waktu buka puasa setelah adzan maghrib berkumandang.

Lantas, bagaimana bacaan doa buka puasa Asyura 10 Muharram 2025?

Doa Buka Puasa Asyura 10 Muharram 2025

Ada empat doa buka puasa yang dapat dibaca setelah menunaikan puasa Asyura 10 Muharram:

Rekomendasi Untuk Anda

1. Dari Riwayat HR Bukhari dan Muslim

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Latin:

"Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin."

Artinya: ”Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.”

2. Dari Riwayat Ibnu Umar, HR Abu Daud

تَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Latin:

"Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah."

Artinya: “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah.”

Baca juga: Amalan 10 Muharram yang Dianjurkan, Berdasarkan Sabda Rasulullah SAW

3. Dari Hadis Riwayat Ibnu Majah

اَللَّهُمَّ إنِّي أَسْألُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ، أنْ تَغْفِرَ لِيْ

Latin:

"Allahumma inni as-aluka bi rohmatikal latii wasi’at kulla syain an taghfirolii"

Artinya : “Ya Allah, aku memohon rahmatMu yang meliputi segala sesuatu yang dengannya engkau mengampuniku.”

4. Dari Sahabat Nabi, Muaz bin Zuhrah yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Bukhari, dan Muslim

اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْنَا وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْنَا، اَللَّهُمَّ تَقَبَّل مِنَّا، اِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيمُ

Latin:

"Allahumma Laka Shumna wa ala Rizqika Aftharna, Allahumma Taqabbal Minna Innaka Antas Samiul ‘Alim"

Artinya: "Ya Allah , untuk-Mu atau karena-Mu kami berpuasa, atas rezeki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami. Sesungguhnya, Engkau zat Yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui"

Amalan Puasa Asyura 10 Muharram

Tatkala Nabi Muhammad datang ke Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi melakukan puasa di hari Asyura. Nabi bertanya, hari apa ini?

Orang-orang Yahudi menjawab 'Ini adalah hari baik, pada hari ini Allah selamatkan Bani Israil dari musuhnya, maka Musa alaihis salam berpuasa pada hari ini'. Nabi Muhammad bersabda:

"Saya lebih berhak mengikuti Musa dari kalian (kaum Yahudi)". Maka beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan ummatnya untuk melakukannya. (HR. Al Bukhari).

Dalam hadist lain disebutkan:

 أَفْضَلُ الصَّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ (رواه مسلم)

Maknanya: “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa bulan Muharram dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam” (HR Muslim)

Hadits di atas secara jelas menyatakan bahwa kita disunnahkan berpuasa di bulan Muharram, terutama pada hari kesepuluh Muharram yang disebut dengan puasa Asyura. 

Ketika ditanya mengenai puasa Asyura, Rasulullah menjawab:

يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)

Maknanya: “Menghapus dosa setahun yang telah berlalu" (HR Muslim).

(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas