Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

LLDIKTI Minta Pendidikan Tinggi Indonesia Miliki Mutu Internasional

Plt Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Tri Munanto mendorong perguruan tinggi di Indonesia memiliki mutu yang bertaraf internasiona

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
zoom-in LLDIKTI Minta Pendidikan Tinggi Indonesia Miliki Mutu Internasional
freepik.com
ILUSTRASI PERGURUAN TINGGI - Plt Kepala LLDIKTI Wilayah III Tri Munanto mendorong perguruan tinggi di Indonesia memiliki mutu yang bertaraf internasional. Hal tersebut diungkap dalam keterangannya, Minggu (6/7/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Plt Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Tri Munanto mendorong perguruan tinggi di Indonesia memiliki mutu yang bertaraf internasional.

Menurutnya, perlu adanya peningkatan mutu dari perguruan tinggi di Indonesia.

"Perguruan tinggi ini mampu benar-benar tidak hanya berbicara di tingkat nasional. Tapi benar-benar internasional begitu ya. Mutunya mutu global, bukan lagi mutu nasional," ujar Tri melalui keterangan tertulis, Minggu (6/7/2025).

Hal tersebut diungkapkan Tri pada perayaan ulang tahun ke-66 Yayasan Tarumanagara di Kampus 3 Institut Tarumanagara (Itaru), Jakarta.

Tri meyakini perguruan tinggi yang mampu meningkatkan mutunya.

Baca juga: Kepala LLDIKTI IV Kunjungi Kampus Maranatha, Percepat Kenaikan Jabatan Puluhan Dosen

"Kita lihat sekali banyak perubahan ke arah yang positif," kata Tri. 

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara, Prof Ariawan Gunadi  dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun sinergi lintas unit dalam satu ekosistem besar.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, mengelola ekosistem sebesar itu tentu menghadirkan tantangan.

Baca juga: Viral Ijazah Mahasiswi Ditahan Gara-gara Mengkritik, LLDIKTI Sumut: Setiap Kampus Punya Aturan

"Kalau kita bisa harmonisasikan, ini akan jadi kekuatan besar. Kuncinya adalah kolaborasi dan komunikasi yang intensif," ujarnya.

Ariawan juga menyinggung pentingnya belajar dari sesama lembaga, seperti kerja sama dan dialog dengan Yayasan Binus. 

"Mereka cepat sekali berlari. Kita belajar, saling mendukung. Ini bukan persaingan, tapi peluang untuk tumbuh bersama," pungkasnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas