Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sahrin Hamid Respons Prediksi yang Sebut Ormas Gerakan Rakyat Jadi Partai Gurem: Bisa Sebaliknya

Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat Sahrin Hamid merespons pernyataan pengamat yang sebut ormasnya bakal jadi partai gurem.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Gita Irawan
zoom-in Sahrin Hamid Respons Prediksi yang Sebut Ormas Gerakan Rakyat Jadi Partai Gurem: Bisa Sebaliknya
Tribunnews.com/Gita
TEPIS PARTAI GUREM - Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat Sahrin Hamid di sela-sela Rapimnas I Gerakan Rakyat di Hotel Arya Duta Jakarta pada Minggu (13/7/2025). Ia menanggapi pengamat yang memandang Gerakan Rakyat akan menjadi Partai Gurem. (Gita Irawan/Tribunnews.com). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, pernah berkomentar terkait berdirinya organisasi masyarakat (ormas) 'Gerakan Rakyat' yang berasal dari relawan pendukung Anies Baswedan saat Pilpres 2024.

Ia meyakini ormas tersebut dipersiapkan menjadi partai politik (parpol) ke depannya.

Namun, menurutnya jika hal tersebut terealisasi, maka 'Gerakan Rakyat' hanya akan bernasib menjadi parpol gurem.

Istilah parpol gurem merujuk pada parpol yang mendapatkan suara signifikan dalam pemilu, tetapi tidak cukup untuk mendapatkan kursi di parlemen. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat Sahrin Hamid mengatakan bila dilihat dari potensi suara dalam Pilpres 2024 lalu, Anies meraih sekitar 24,9 persen atau 40 juta suara.

Menurutnya, potensi tersebut sangat besar dalam konteks partai politik. 

Hal itu disampaikannya di sela-sela Rapimnas I Gerakan Rakyat di Hotel Arya Duta Jakarta pada Minggu (13/7/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

"Tidak ada partai politik yang mencapai suara 25 persen. Nah tapi kalau misalnya dikatakan bahwa Pak Anies dan pendukungnya bikin partai politik menjadi gurem, ya tidak apa-apa juga. Ya mudah-mudahan, ya sebaliknya akan menjadi giant (raksasa) begitu," ujar Sahri.

"Saya kira apa yang menjadi persepsi, apa yang menjadi tanggapan, ya itu adalah dinamika. Kami tentunya bersyukur bahwa ada yang memberikan notice (perhatian) terhadap Gerakan Rakyat," ucap dia.

Akan tetapi menurutnya bagi Gerakan Rakyat saat ini hal yang terpenting adalah menata struktur organisasi.

Sehingga, lanjut dia, Gerakan Rakyat memiliki arah dan sistem agar capaian-capaiannya bisa relatif terukur.

"Dan saat ini kondisinya dan konsentrasi kita adalah penataan struktur. Baru pada tahap ini. Saya kira (Pemilu) 2029 masih cukup jauh, kita masih punya waktu ke sana," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas