Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prabowo Target Proyek IKN Rampung 3 Tahun, DPR Ingatkan Kondisi Ekonomi

Edi Purwanto menilai percepatan proyek IKN harus mempertimbangkan situasi ekonomi nasional dan skala prioritas pembangunan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Prabowo Target Proyek IKN Rampung 3 Tahun, DPR Ingatkan Kondisi Ekonomi
Tribunnews.com/Fersianus Waku
PERCEPATAN PEMBANGUNAN IKN - Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, merespons instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Menurut Edi, percepatan proyek harus mempertimbangkan situasi ekonomi nasional dan skala prioritas pembangunan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, merespons instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah rencana besar pemerintah Indonesia untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. 

Baca juga: Kaesang Pangarep Dukung Wapres Gibran Berkantor di IKN hingga Papua

Tujuannya adalah menciptakan kota yang modern, berkelanjutan, dan inklusif, sekaligus mengurangi beban Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi.

Menurut Edi, percepatan proyek harus mempertimbangkan situasi ekonomi nasional dan skala prioritas pembangunan.

"Tentu kita hormati keinginan beliau. Akan tetapi harus disesuaikan dengan kondisi ekonomi hari ini," kata Edi kepada Tribunnews.com, Rabu (30/7/2025).

Edi menekankan, masih banyak program strategis yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan memerlukan alokasi anggaran yang sangat besar. 

Dia mencontohkan program Koperasi Merah Putih yang membutuhkan dana Rp 400 triliun, serta Makan Beras Gizi (MBG) pada tahun depan yang diperkirakan menyedot anggaran hingga Rp 2.017 triliun.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, menurut Edi, sejumlah belanja mandatori seperti alokasi 20 persen untuk sektor pendidikan masih menyisakan persoalan.

Baca juga: Pembangunan IKN Dikebut 3 Tahun, Anggota Komisi V DPR: Jangan Sampai Jadi Beban Jangka Panjang

Kemudian, pembangunan 100 Sekolah Rakyat yang diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp 20 triliun, belum termasuk program ketahanan pangan dan sektor-sektor prioritas lainnya.

"Kami yakin Pak Presiden tau mana yang harus didahulukan," ungkap politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa Prabowo telah memerintahkan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono untuk mempercepat pembangunan IKN

Menurutnya, Prabowo meminta agar seluruh sarana dan prasarana di IKN dapat siap untuk menjalankan pemerintahan dalam waktu 3 tahun.

"Sekarang otorita IKN sedang bekerja keras diminta oleh Bapak Presiden untuk sesegera mungkin menyelesaikan," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2025).

"Kemarin hitung-hitungannya kurang lebih kita berharap dalam 3 tahun ke depan bisa selesai sarana-prasarana yang diperlukan untuk menjalankan pemerintahan," sambung Prasetyo dikutip dari Kompas.com.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas